Home Edukasi Asal Usul Nama Beberapa Kota di Pulau Jawa

Asal Usul Nama Beberapa Kota di Pulau Jawa

764

Ada banyak cerita dan Legenda tentang Indonesia, sebuah negara yang kaya akan Sejarah, RAS, Budaya dan Adatnya

Begitu pula kekayaan alam dan warisan yang terkandung di dalamnya, membaca fakta itu sangat tepat kalo kemudian sebagai anak bangsa kita wajib mensyukuri dan menjaga titipan Tuham yang luar biasa di negara kelahiran kita bukan ?

Iya pastinya.!!!

Bicara kota kelahiran di manakah kalian lahir ?

khusus buat kalian yang lahir di Pulau Jawa inilah asal muasal beberapa kota Kota Kalian simak yak,

1.YOGYAKARTA

Yogyakarta berasal dari dua kata, Ayogya (kedamaian) dan Karta (baik). “A” berarti tidakm sedangkan kata Yogya sendiri merujuk pada yodya atau yudha yang berarti perang.

 

2. SURABAYA

Surabaya berasal dari kata Suro (ikan hiu) dan boyo (buaya). Awal mula nama tersebut adalah pada tanggal 31 Mei 1293, ketika pasukan Majapahit yang dipimpin Raden Wijaya meraih kemenangan atas pasukan kerajaan Mongol utusan Kubilai Khan. Paukan mongol digambarkan sebagai Suro, dan pasukan Raden Wijaya sebagai Boyo.

 

3. SEMARANG

Semarang berasal dari istilah bahasa Jawa, Asem Arang yang bermula dari kemunculan pohon asam yang arang. Pada akhir abad ke-15, Sunan Pandanaran I dari Kerajaan Demak menyebarkan agama Islam dari perbukitan Pragota. Lama kelamaan daerah tersebut menjadi semakin subur, dan salah satu yang tumbuh subur adalah pohon asam tersebut.

 

4. SALATIGA

Salatiga berasal dari  kata “salah tiga”, dimana pada suatu masa terdapat 3 orang yang berbuat salah di wilayah tersebut, yaitu Adipati Pandanarang, Nyai Pandanarang dan perampok.

 

5.BANDUNG

Bandung berasal dari kata bendung atau bendungan sungai Citarum karena lava Gunung Tangkuban Perahu, yang membentuk telaga. Kini Kota Bandung pun memang tak bisa lepas dari sejarah Tangkuban Perahu.

 

6.BANYUWANGI

Nama Banyuwangi berasal dari Legenda Prabu Sulahkromo yang tergila-gila pada Sri Tanjung, istri dari patihnya sendiri. Ia kemudian memfitnah Sri Tanjung bahwa dirinya telah berkhianat. Sang patih yang murka kemudian membunuh istrinya sendiri dan membuangnya ke sungai. Tak lama, muncul bau harum yang diyakini berasal dari kejadian tersebut. Banyu berarti air, dan wangi berarti harum.

 

7. MALANG

Legenda mengatakan nama Malang berasal dari kata “membantah” atau “menghalang-halangi” yang dalam bahasa Jawa disebut Malang. Dahulu, Sunan Mataram ingin memperluas pengaruhnya ke Jawa Timur. Namun penduduk daerah tersebut melakukan perlawanan, hingga Sunan Mataram menyebutnya Malang.