Home Bingkai Cerita Sehelai Malam, di Pantai Soge Pacitan

Sehelai Malam, di Pantai Soge Pacitan

350

PACITAN, Jatengku.com – Riuhnya suasan padat karya atau daerah industri acap kali mengugah rasa penak tersendiri bagi para kaum pekerja. Belum lagi macet suasana perindustrian kesemrawutan kota apalagi bisingya mesin mesin dan roda produksi pada suatu perusahan

Sehingga tentu suasana santai atau hanya sejenak melancong untuk merefresh otak dan tubuh menjadi pilihan ciamik bagi para pekerja

Pacitan, Apa yang kita pikirkan ketika mendegar kata kota ini, iya salah kota kecil yang eksotis

Nah ngomong masalah pantai, malam ini para punggawa atau mereka orang orang di balik mesin produksi jamu bernama Tolak Angin itu akan berwisata di pantai Soge salah satu pantai cantik di pacitan

Waktu menunjukan pukul 18.00 sore jika pada jam biasanya mereka berada di depan mesin produksi tapi tidak dengan malam ini. 2 armada sudah terpakir di depan perusahaan tempat biasa mereka bekerja

Malam masih ramah, gemuruh kota ungaran sudah mulai pudar langit senja pun masih terlalu manis untuk di gantikan gemerlap bintang malam, para rombongan sekitar 30 Orang ini tengah bersiap siap untuk melakukan perjalanan ke pantai di Pacitan yang akan menjadi kota destinasi wisata mereka

Arloji menunjukan pukul 19.30 ternyata, dan setelah persiapan selesai perjalanan di mulai. Dari ungaran atau perusahan tempat mereka memulai perjalanan di butuhkan sekitar 6 sampai 7 untuk sampai di Pacitan tepatnya di lokasi pantai

Gurat cerita, alunan gitar dan candaan terus terlontarkan di dalam armada yang kami tumpangi  rasa penak seketika bergangi suasana gelak tawa yang sepertinya tidak berlalu lagu demi lagu terus bergantain saut nyanyian terus mewarnai perjalanan kita malam ini,

Selaras dengan ini memang acara menginap dan atau refresing di oantai soge sengaja di kemas dalam hangatnya keakraban tentu diluar urusan perusahaan agar mempererat hubungan persauadaraan bahkan lokasi pum nomer sekian yang penting kebersamaan begitu ungkap Viqi Listiawan salah satu koordinator acara

“Ada beberapa destinasi memang sebelum hingga akhirnya kita memutuskan ke Pacitan atau tepatnya di pantai soge karena di rasa pantas dan saya lihat pantai juga bagus tentu akan menarik apalagi buat kami lokasi itu nomer sekian yang penting kebersamaan nya, bisa seru seruan bareng menikmati pantai bareng itu tentu satu ekspetasi yang melebihi tempatnya apalagi kita terbiasa bercanda dan gila gilaan di tambah di pantai dalam nuansa refresing tentu bisa jauh di bayangkan bagaimana hubungan anak manusia itu tercipta dengan penuh persauadaraan,” Ujar Viqi

Hingga ternyata tak terasa armada kita sudah masuk di kota kecil yang eksotis yaitu Pacitan, dan kerenya tak begitu sadar kita sudah mulai mendekati Pantai yang kita tuju, yak GPS mulai di aktifkan maklum profesi Buruh bukan traveller apalagi (Kemendispar ) kementrian dinas pariwisata yang tentu paham banget perkara ini heheheheuheu

Jalur Perjalanan Menuju Pantai Soge

O iya For Your Info Brother, Untuk menuju Pantai Soge dari Pacitan, kota berjarak sekitar 24 kilometer yang mampu ditempuh kendaraan umum (bus) sekitar 30 menit, sementara dari Surabaya waktu tempuh sekitar 7 jam, dari Tulungagung 3,5 jam, sedangkan dari Solo 4 jam. Dari Kota Pacitan ke Pantai Soge dapat ditempuh 2 jam perjalanan pakai motor atau mobil.

Rutenya dari kota kearah timur, terus ke Kecamatan Tulakan, lanjut ketimur lagi ke Kecamatan Ngadirojo, biasanya sering disebut Lorok, lanjutkan terus ke arah Pasar Lorok atau Pasar Wiyoro, lanjutkan lagi sampai bertemu pertigaan yang ke kiri ke arah PLTU atau Trenggalek, pilih jalan yang kearah kanan.

Dan Bonua di sepanjang perjalanan kita bakal menemui pantai-pantai seperti Pantai Taman, Pantai Tawang, setelah itu terus sampai di Desa Sidomulyo. Setelah sampai desa itu, sepanjang pantai di kiri jalan itulah Pantai Soge.

Daya Tarik dan Wahana

Letak pantai yang berada di pinggir jalan raya ini menjadi daya tarik utama Pantai Soge, ditambah adanya muara yang menambah keunikan pantai ini

Alur muara sungai berkelok mengitari pasir putih yang membentang di tengah hingga jarak radius 150-an meter sehingga memberi ruang cukup luas bagi wisatawan untuk bermain apa saja dan menikmati keindahan wahana alami pantai.Sementara debur ombak terus bergulung dan memecah di tepian Pantai Soge.

Muara di pantai Soge. Masih ada satu lagi wahana hiburan yang bisa dinikmati oleh pengunjung selain sekadar berdiri memandangi ombak di tepian pantai, bermain air, ataupun sekadar nongkrong di bawah pohon kelapa sembari menikmati sajian es kelapa muda. Wahana itu adalah danau kecil yang terbentuk karena air laut tidak sepenuhnya tertarik ke tengah laut saat terjadi fenomena air surut, dan terpisah oleh gundukan pasir putih yang membentang di tengah.

Danaunya tidak terlalu luas, tetapi sudah cukup untuk manuver speed boat atau kapal cepat kecil ataupun perahu wisata yang disewakan sejumlah nelayan setempat

Selain posisinya yang teduh di pinggiran kebun kelapa, hanya dengan biaya Rp 15.000 per orang, pengunjung bisa menyewa jasa perahu wisata atau speed boat kecil untuk mengitari danau tersebut hingga beberapa kali putaran.

Okay back, Sekitar pukul 01.30 kami tiba di Pantai Soge sesampainya di Parkiran Lokasi wisata kami bergegas mengambil perlatan Camping yang memang sudah kami konsep sedari rumah, angkat junjung bergegaslah kami menyalakan api pembakaran dan yak pesta pantai di mulai

Bersama angin pagi, dan gemuruhbya angin fajar di tepian pantai soge acara di mulai tikar kita gelar, matras kita gelar dan yap beberapa ekor Gurami yang nyingsep kata orang jawa di dalam kantong plastik mulai di bumbui

Bakar bakar, kata yang tepat buat mengambarkan suasa ini malam, beberapa personil mulai ambil jobdisk masing masing ada yang sibuk bermain gitar untuk membunuh waktu ada yang sibuk membakar si gurami dan ada yang sibuk bertingkah tengil dan latihan jadi orang gila eitsss, serem amat yak wkwkwk

( Bakar Bakar Ikan di pingiran Pantai Soge suasana hening dengan kobaran api menghangatkan suasana dan kenangan tersendiri. Foto : Irwan )

Ngak butuh waktu lama, kurang lebih 5 kilo ekor gurami sudah di bakar dan matang oleh tangan tangan terampil ini, personil merapat ke satu titik kumpul nasi mulai di ratakan dengan pasir eitss sudah di beri alas, dan yak

Eksekusi komandhan makan bareng ala travellers di mulai. Yaelah ya kali kaya ngerti dunia traveling aja hahahah

Ya gitulah, maklum selama di jalan pasti menahan laper baru juga makan sekali jadi maklum berhubung dinpinggir pantai iya kan cacing dalem perut udah pada demo pada Mahkamah Agung sepertinya tapi lebih Judical Review pada Mahkamah Konstitusi sepertinya hidiih haha,,

ada Gurami lengkap dengan nasi dan sambal ada atap beralaskan langit dan tiup mesra angin pagi, nunggu apalagi yak eksekusi lah nunggu apa lagi heheheheueheu

Lama engak sih, hitungan menit kali itu makanan juga udah kelar dasar kanebo kering haha,, mungkin makanya bukan karena nafsu lapar sih tapi mungkin karena bareng kali ya bisa seperti kilapan petir eh tinggal Tulang ikan nya, beruntung makan di bagi 3 sesi. Bukan satu sesi kebayang yang makan belakangan makan angin kali asal jangan makan hati aja sih ahahayy

Selepasnya acara makan di mulai, pesta pantai bahasa kita dimulai, bercanda dan gila gilan di mulai dari bahasan hal kecil sampai bahasan hal konyol mulai berhamburan dan engak ketingalan alunan petikan gitar hadir di tengah tengah para awak di balik Tolak Angin itu

Tak terasa waktu terus berjalan, malam semakin berlalu pagi dan langit menunjukan Fajar pagi jam 05.30 ternyata, tak begitu lama sambut mesra langit pagi pantai soge menyapa kami. kami mulai cari posisi menikmati suasana pagi pantai, ada yang jalan tanpa arah ya kan ada yang mulai cari posisi buat melepas tawa dan yang lebuh banyak ambil posisi dan lokasi untuk mengandikan gambar lengkap dengan perlatan foto yang mereka bawa handphone handphone kalo kepepet

Memang selalu indah kalo bicara pagi apalagi di pantai apalagi kota kecil di Jawa timur ini salah satu pecahan keindahan Indonesia di belahan pesisir selatan Kabupaten Pacitan yang terletak di ujung barat daya Jawa Timur ini ramai dibicarakan setelah pemerintah membangun jalur lintas selatan sepanjang 70-an kilometer di daerah ini, mulai dari Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah) di sisi barat hingga Kabupaten Trenggalek yang ada di ujung timur Pacitan

Dan belum lagi Menurut data dinas pariwisata setempat, total ada 17 wahana wisata pantai di sepanjang pesisir selatan Pacitan yang lokasinya dilewati atau berdekatan dengan jalur lintas selatan. Setiap pantai memiliki panorama khas yang akan membuat siapa saja yang berkunjung ke daerah ini berdecak kagum

Karena, pada dasarnya pantai -pantai di daerah ini masih sangat alami atau orang menyebutnya sebagai destinasi wisata yang masih perawan

Jadi Briliant Idea Panitia waktu memutuskan untuk mengunjugi Pantai Soge, selelahnya kami dengan kesibukan sendiri tidak begitu lama kami kembali satu titik di poros tengah bibir pantai ada satu orang membeli benda ajaib untuk kebersamaan iya, adalah Bola Plastik haha engak ada lapangan bibir pantai pun jadi. Kembali keseruan dan canda tawa terurai dari raut mereka orang orang yang di satukan dan di ikat rasa persaudaraan oleh tempat yang bernama perusahaan

Sementara dalam waktu yang berbeda Kinanta Asmaradana memaparkan dirinya sangat puas akan kecantikan Pantai Soge selain lokasi pantai yang bersih pantai juga memiliki ombak yang bagus untuk ukuran pantai pacitan belom lagi pasir dan bibir pantai yang menarik

“Pantainya Bagus hamparan pasir yang luas gulungan ombak yang lumayan besar sangat menjadi daya tarik tersendiri, jadi pengen surving rasanya .apalagi tempatnya masih bersih bibir pantai juga enak dan sepanjang pasir pantai yang sangat indah saya sangat menikmati pantai ini,” Tandas Kinanta

Bermain dan tertawa hingga lupa waktu, dan setelah capek melanda dan istirahat datanglah salah satu monster pengangu (koordinator acara). Waktu berkunjung di Pantai Soge telah selesai. Iya kalo BigBoss yang satu ini udah bilang bisa apa kita, sejenak berberes diri dan merapikan bawaan pagi itu sekitar jam 08.30 pagi kami meningalkan Pantai Soge dan melanjutkan ke destinasi ke Lokasi lain, yaitu Goa Gong masih di kota yang sama

Satu cerita yang tidak bakalan terlupan pastinya bersama orang orang Gokil dan Tengil. Pastinya Ada Sehelai Malam di Pantai Soge dan terimakasih sudah Kita ciptakan daun gugur yang yang tak pernah membenci angin dan Terumbu karang yang tak pernah membenci deruan ombak di Pantai Soge.

Thanks, [Nkh]