Tekno

Tekno

Tips Hindari Ancaman Pidana Menyebarkan Hoax

Jatengku.com – ada 3 kategori hoax yang dapat dipidana dengan UU ITE, salah meneruskan hoax tidak otomatis dapat dipidana, ada mens rea yang harus dibuktikan dalam kesengajaan, namun tetap harus meningkatkan kewaspadaan.

Isu hoax yang beredar melalui internet semakin marak menjadi sorotan beberapa tahun belakangan ini. Para netizen sangat gemar berbagi berita tanpa mau repot memeriksa kebenaran berita yang didapatkan melalui internet sebelum menyebarkannya, terutama yang bersumber dari broadcast teks atau gambar di media sosial.

Padahal, ada sanksi yang berat jika terbukti bersalah menyebarkan hoax berdasarkan UU No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Lalu apa sebenarnya hoax yang dapat diancam pidana oleh UU ITE dan bagaimana menghindari sanksi hukumnya?

Kepala Sub-Direktorat Penyidikan dan Penindakan pada Direktorat Keamanan Informasi Kemenkominfo, Teguh Afriyadi, mengatakan bahwa hoax adalah istilah umum di masyarakat untuk konten berisi kebohongan yang dalam hal ini disebarkan melalui jaringan teknologi informasi dan komunikasi. Menurut UU ITE sendiri ada 3 jenis konten hoax yang dapat dipidana sebagai konten ilegal.

Pertama, konten berisi pencemaran nama baik atau fitnah yang dilarang dalam Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Kedua, penipuan untuk motif ekonomi yang merugikan konsumen dalam Pasal 28 ayat 1 UU ITE. Dan yang ketiga adalah provokasi terkait SARA sebagaimana dilarang oleh Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Inilah 3 jenis konten hoax yang diancam maksimal penjara 4 hingga 6 tahun atau denda maksimal Rp750 juta hingga Rp1 miliar.

Kebanyakan hoax di internet yang beredar melalui akun media sosial seperti facebook dan twitter kini beralih tren lebih banyak melalui aplikasi pesan instan di smartphone seperti whatsapp, telegram, Line. Teguh menambahkan, seringkali efek viral dari hoax terjadi justru karena penerima hoax ingin melakukan klarifikasi pada sesama netizen. Namun hoax itu justru diteruskan lagi secara terus menerus oleh netizen lainnya karena kurang kewaspadaan dari bahayanya. Padahal ada hoax yang bisa berdampak ancaman serius bagi pertahanan keamanan nasional.

Ada tiga tips dari Teguh bagi netizen agar tidak terjerat tuntutan hukum akibat hoax. Ketiganya adalah, jika akan melakukan klarifikasi, cukup disampaikan narasinya saja tanpa perlu copy-paste konten hoaxnya. Klarifikasi tidak dilakukan dalam grup media sosial, tapi ditanya langsung ke individu yang dianggap tahu atau instansi resmi yang bisa mengklarifikasi isi hoax tersebut.

Kalaupun akhirnya telanjur meng-co-paste konten hoax dalam grup atau akun medsos, maka pastikan ada kalimat tambahan yang berisi pertanyaan klarifikasi meminta bantuan penjelasan. Hal ini untuk memperjelas bahwa tidak ada niat kesengajaan menyebarkan hoax seperti unsur delik UU ITE.

Teguh mengakui bahwa selama ini Kemenkominfo sebagai instansi yang diberi mandat untuk ikut menangani penegakan UU ITE tidak mendata secara  khusus jumlah laporan kasus penyebaran hoax dari masyarakat.

“Kita nggak pernah mengidentifikasi konten itu masuk hoax atau tidak , tapi intinya kontennya negatif, ada yang bentuknya provokasi, macam-macam, ada yang bentuknya penipuan, jadi intinya hoax itu hanya istilah untuk menyebut konten yang isinya tidak benar, kita tidak pernah identifikasi satu per satu berapa jumlahnya,” jelasnya.

Menurut Teguh, hoax adalah industri baru bagi para produsen konten di dunia cyber. Dengan beragam motif, hoax tumbuh pesat. Namun demikian, para konsumen konten tetaplah yang paling bertanggungjawab untuk tidak membuat hoax menjadi viral. Berdasarkan identifikasi Kemenkominfo secara keseluruhan ada lebih dari 5143 aduan konten ilegal termasuk hoax di dalamnya sepanjang tahun 2016.

Presiden Jokowi diberitakan telah memberikan instruksi agar dibentuk Badan Siber Nasional (BSN) untuk menghalau penyalahgunaan media sosial dalam penyebaran hoax. Ketika ditanya mengenai perkembangan gagasan BSN ini, Teguh menjelaskan bahwa perlu diluruskan pemahaman mengenai isu hoax sebagai masalah hukum.

“Badan Siber dan isu hoax itu dua hal berbeda, isu hoax terkait konten ilegal, (sedangkan) BSN terkait kemanan secara nasional, tidak hanya karena konten hoax. Phishing, malware, virus atau sejenisnya akan menjadi concern Badan Siber,” katanya.

Menurut Teguh, penanganan hoax tidak menjadi tanggung  jawab utama BSN, tapi koordinasi untuk penanganan  konten negatif di dunia cyber akan dikoordinasikan dengan BSN. Nantinya hanya konten negatif yang berdampak pada pertahanan keamanan nasional yang akan ditangani langsung oleh BSN.

Sedangkan selebihnya akan tetap ditangani oleh lembaga yang memiliki kewenangan isu di bidang tersebut seperti BNPT, Polri, dll. Setelah lembaga berwenang menilai dan memberikan rekomendasi pemblokiran, Kemenkominfo hanya mengeksekusi permohonan tersebut.

BSN diprediksi Teguh akan hadir di awal tahun ini sebagai lembaga independen di bawah Presiden berkoordinasi dengan Menkopolhukam. Namun hal ini masih dapat terus berubah jelasnya. Menkopolhukam Wiranto mengatakan, pembentukan Badan Siber Nasional melibatkan 12 kementerian dan lembaga.

 

 

Sumber : Hukumonline

Kemenlu Luncurkan Aplikasi Safe Travel Untuk Pantau WNI

Jatengku.com – Di Kehidupan Era digital sering kali mempermudah banyak aktifitas manusia baik dari gaya hidup maupun lainya. Hal itu pula yang di Tangkap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di harap bisa mempermudah pemantauan dan peninjauan. KemenluKemenlu memanfaatkan aplikasi teknologi informasi untuk memantau keamanan WNI di luar negeri. Alhasil Aplikasi SafeTravel pun diluncurkan.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menuturkan “Hari ini Kemlu telah meluncurkan beta versionaplikasi SafeTravel,” dalam pernyataan pers tahunan Menlu RI tahun 2017 di Kemenlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (10/1)

selama 2016 terobosan pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri berbasis TI dan aplikasi mobilesudah dilakukan delapan perwakilan RI di KBRI Den Haag, Seoul, Bangkok, Brussel, Singapura, KJRI Jeddah, Hong Kong, serta KRI Tawau.

“Dengan aplikasi ini, Kemlu dapat mengetahui sebaran, lokasi, dan identitas WNI di luar negeri secara aktual serta memberikan bantuan cepat dalam kondisi darurat,” Tandasnya

Kemlu RI pada 2017 ini mulai mengintegrasikan database WNI dari Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri. Sebelumnya, integrasi database dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) telah dilakukan.

 

[Nkh]

Jika Baterai Ponselmu Mulai Bermasalah, Segera Lakukan Kalibrasi

Jatengku.com – Hampir semua aplikasi yang bermanfaat sudah ada di smartphone mulai dari ngegame,musik sampai bersosmed. Hal itu nyaris membuat hampir seluruh aktifitas manusia sudah bisa dilakukan via smartphone dari bangun tidur hingga tidur lagi.

Hal tersebut tentunya mendorong penggunaan ponsel yang semakin tinggi frekwensinya dalam keseharian manusia modern.

Aktifitas yang semakin tinggi tersebut memaksa smartphone bekerja keras. Konsekwensinya selain prosesor dan memori yang rentan kecapean hal lain yang cukup lazim adalah daya tahan baterai yang cepat sekali menurun, bahkan pada smartphone premium sekalipun.

Diantara tanda-tanda baterai anda kurang sehat alias mulai tidak normal diantaranya adalah:

1. Indikator baterai sering berubah-ubah misalnya awalnya tingkat isian 25% persen tiba-tiba beberapa menit kemudian naik menjadi 45%
2. Daya baterai cepat berkurang meski tidak sedang digunakan
3.Seringkali ponsel tidak menyala ketika posisi baterai rendah
4.Indikator atau penunjuk posisi baterai sering menghilang alias timbul tenggelam.

Jika gejala diatas sudah timbul maka salah satu cara mengatasinya yaitu dengan melakukan “kalibrasi baterai” ponsel anda.

Dengan proses ini nantinya baterai akan kembali normal seperti sedia kala. Berikut Tips Cara Melakukan Kalibrasi Baterai Ponsel anda:

a. Saat masih aktif atau hidup silahkan isi atau cash ponsel kamu sampai penuh. Apabila indikator isian baterai menunjukan angka 100 persen alias full maka lepas charger dan matikan ponsel tersebut.

b. Lakukan kembali proses charging namun kali ini pastikan ponsel dalam keadaan mati. Setelah indikator tercapai 100 persen lagi maka ponsel dinyalakan kembali.

c. Setelah ponsel menyala kembali dari sebelumnya dicharge dalam keadaan mati maka pergunakanlah ponsel tersebut untuk beraktifitas apa saja seperti internetan, main game, memutar musik dll sampai daya baterai kosong alias habis. Tidak perlu dimatikan paksa, tunggu saja hingga smartphone tersebut mati dengan sendirinya kehabisan daya. Jika sudah mati sendiri itu artinya baterai tersebut telah benar-benar kosong.

d. Isi atau charging kembali ponsel tersebut hingga full maka proses kalibrasipun telah selesai dan kamu bisa menggunakan ponsel kamu seperti biasa.

Jika proses tersebut dilakukan maka besar kemungkinan baterai yang tadinya kurang sehat atau tidak normal menjadi normal kembali.

Meski tentu saja tidak ada jaminan 100 persen bakal menyehatkan baterai ponselmu karena banyak faktor yang membuat kerusakan baterai. Namun apa salahnya jika kamu mencoba mengkalibrasi baterai ponselmu seperti cara diatas.(*)

‘Om Telolet Om’ Sekarang Pindah di BBM

Jatengku.com – Meski sudah mulai mereda, demam telolet dimasyarakat belum benar-benar berakhir.

Setelah muncul sejumlah aplikasi ringtone telolet di Google Play Store, kini demam telolet menular ke aplikasi BBM. Layanan chat BBM menghadirkan stiker bertajuk ‘om telolet om’.

Tidak perlu merogoh kocek atau membuang pulsa, Anda dapat memilki stiker tersebut secara cuma-cuma alias gratisan.

Adanya stiker ini bisa menjadi alternatif lain yang lebih asyik buat Anda yang ingin berkirim pesan ‘om telolet om’.

Total tersedia delapan set stiker om telolet om, dalam set stiker tersebut juga terdapat karakter Cotton dan Candy. Kedua karakter tersebut meneriakkan ‘om telolet om’ serta ada juga yang mengangkat poster bertuliskan ‘om telolet om’. (*)

Marak Media Siluman, Dewan Pers Rilis Barcode

Jatengku.com – “Nanti ada barcode-nya, bahwa media ini trusted (terpercaya), terverifikasi di Dewan Pers. Ini juga bertujuan meminimalisir masyarakat dirugikan oleh pemberitaan hoax,” kata Stanley dikutip dariAntaranews, (5/1).

Ketua Dewan Pers, Yosep “Stanley” Andi Prasetyo menuturkan ,”jika inovasi tersebut merupakan buah kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang siap akan dirilis dalam waktu dekat.Dengan adanya barcode tersebut, ia menegaskan agar bisa menghindari adanya media yang menyebarkan berita hoax di kalangan masyarakat, baik dari media online maupun media cetak,”

Formula tersebut adalah sebuah barcode yang ditempelkan di media online untuk melakukan track, apakah media tersebut terverifikasi oleh Dewan Pers atau tidak, sehingga publik tidak terkecoh dengan media yang tidak jelas

Dirinya memaparkan jika pihaknya sudah menemukan formula bagus untuk mengantisipasi maraknya berita dari media abal-abal yang bisa dikonsumsi publik

“Nah, nanti dengan adanya barcode, bisa ketahuan media yang ada tanda atau tidak dari Dewan Pers,” pungkasnya

Rencananya, inovasi barcode untuk media terverifikasi tersebut akan diluncurkan pada pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) pada tanggal 9 Februari 2017 mendatang di Ambon.

Jika rencana tersebut berhasil, Stanley menilai inovasi tersebut akan menjadi catatan baik saat Indonesia menjadi tuan rumah World Press Freedom Day bulan Mei 2017 mendatang. [*]

Ingin belajar Programing, Harus Mulai dari Mana?

Jatengku.com – Ingin belajar Programing, tapi Bingung Harus Mulai dari Mana?

Pertanyaan diatas sangat sering diajukan oleh programmer pemula atau kalangan awam yang ingin mulai belajar web programming. Saya juga sering ditanya terkait masalah ini baik melalui email maupun dari kolom komentar yang ada di duniailkom. Ini sangat sangat bisa dimaklumi, karena saking beragamnya materi terkait web programming, banyak programmer pemula bingung mesti memulai dari mana.

“Ingin belajar web programming, harus mulai dari mana?” Pertanyaan ini juga ada dipikiran saya sewaktu mulai belajar web programming, apakah mesti belajar algoritma dulu? HTML? PHP? atau apa? Juga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjadi web programmer yang ahli?

Saya akan mencoba menjawab semua pertanyaan ini berdasarkan pengalaman pribadi. Bagi rekan-rekan yang sudah lama ‘makan asam garam’ web programming, mungkin memiliki pendapat berbeda,

Saya ingin mempelajari web programming, harus memulai dari mana? Jawaban singkatnya: mulai dari HTML.

HTML adalah inti dari seluruh halaman web. Sangat mustahil untuk membuat website tanpa memiliki dasar pengetahuan tentang HTML. Untungnya, HTML juga sangat mudah dipelajari. Anda tidak perlu memiliki dasar programming atau pengetahuan tentang algoritma apapun.

Satu-satunya kemampuan yang dibutuhkan adalah anda sudah cukup familiar dengan cara penggunaan web browser seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox.

Apabila anda serius carilah buku khusus yang membahas hampir seluruh materi dasar seputar HTML. Mulai dari pengertian HTML, menginstall Notepad++ sebagai editor HTML, hingga materi lanjutan HTML5 seperti form validation, tag <audio>, tag <video> dan tag <canvas>. Penjelasan lebih lanjut tentang eBook HTML bisa ke: HTML Uncover – Panduan Belajar HTML Lengkap untuk Pemula.

Setelah HTML, lanjut kemana?

Jika anda sudah menguasai HTML (minimal dasar-dasar HTML), bisa memilih antara CSS atau PHP. Apabila berminat dengan web design, silahkan lanjut mempelajari CSS. Apabila anda ingin membuat aplikasi web seperti pemrosesan form, menyimpan data ke database, membuat laporan, dll bisa lanjut ke PHP.

Saya pribadi lebih menyarankan untuk lanjut ke CSS. Dengan demikian, akan memiliki dasar yang pas dan bisa memahami bagaimana cara membuat tampilan website dan mempercantik desain halaman web.

Sama seperti HTML, CSS juga tidak membutuhkan pengetahuan apapun terkait programming. Baik CSS maupun HTML sebenarnya bukanlah sebuah ‘bahasa pemrograman’. Keduanya adalah bahasa struktur yang terdiri dari perintah-perintah sederhana (walaupun CSS mungkin ‘sedikit’ lebih rumit daripada HTML).

Saat ini sudah tersedia eBook CSS Uncover. Pembahasan tentang dasar-dasar CSS akan dibahas dengan lengkap, mulai dari dasar penulisan CSS hingga CSS3. Termasuk cara membuat halaman web responsive yang sudah menjadi standar web design saat ini.

Web Programming dengan PHP

Selanjutnya, setelah mempelajari HTML dan CSS, anda bisa lanjut ke PHP. Berbeda dengan HTML dan CSS, PHP ‘murni’ sebuah bahasa pemrograman komputer. HTML dan CSS sendiri belum bisa dikatakan bahasa pemrograman, tapi lebih ke bahasa kode. Di PHP inilah web programming yang sebenarnya.

PHP digunakan untuk membuat ‘program’ sebenarnya dari sebuah website. Mulai dari mengatur alur logika, memproses hasil form HTML, hingga berkomunikasi dengan database seperti MySQL. Jika anda membuat sebuah website modern, 80% waktu akan anda habiskan membuat kode program PHP, terutama website kaya fitur seperti sistem informasi, ujian online, portal berita, dll.

Untuk dapat mempelajari PHP, sebaiknya punya dasar-dasar programming. Walaupun begitu, Duniailkom telah menyediakan tutorial PHP dasar untuk pemula yang dilengkapi langkah-langkah dari awal, sehingga anda bisa mempelajari PHP walaupun tidak memiliki dasar programming.

Untuk materi PHP yang lebih lengkap, anda bisa lanjut ke eBook PHP Uncover Duniailkom. Dengan tebal buku 640 halaman A4, saya membahas berbagai materi dasar PHP dengan cukup detail. Diakhir buku akan tersedia studi kasus membuat aplikasi sistem informasi sederhana / aplikasi CRUD.

Menyimpan Data di Database MySQL

Ketika membuat website dengan PHP, kadang kita perlu untuk menyimpan data seperti registrasi user, laporan penjualan, hasil perhitungan, dll. Media penyimpanan ini dikenal dengan database.

Terdapat beragam aplikasi database yang bisa digunakan, saat ini aplikasi database yang paling populer untuk web programming adalah MySQL. Anda bisa mempelajari MySQL pada saat bersamaan dengan PHP atau fokus ke PHP, baru kemudian lanjut ke MySQL.

Jika anda mengikuti perkembangan terbaru web programming, sekarang juga muncul aplikasi database baru: MariaDB. MariaDB sebenarnya adalah ‘cloningan‘ dari MySQL. Seluruh perintah di MySQL tetap berjalan di MariaDB. Oleh karena itu anda tidak perlu khawatir untuk mulai belajar MySQL (walaupun nantinya akan menggunakan MariaDB).

Animasi dengan JavaScript

Materi terakhir yang perlu dikuasai adalah JavaScript. Sama seperti PHP, JavaScript merupakan bahasa pemrograman murni.

JavaScript diperlukan untuk membuat halaman website yang interaktif, seperti apa yang terjadi ketika sebuah tombol di-klik, menampilkan pesan kesalahan jika salah mengisi form, membuat animasi hingga game online berbasis web

Sebenarnya, anda bisa langsung mempelajari JavaScript setelah belajar HTML, tapi saya menyarankan untuk masuk ke JavaScript setelah paham PHP, terutama jika anda belum pernah mempelajari bahasa pemrograman komputer sebelumnya.

JavaScript menggunakan konsep pemrograman berbasis objek (Object Oriented Programming). Konsep OOP cukup sulit untuk pemula (terutama jika anda belum pernah belajar OOP). Walaupun begitu, dengan materi dan panduan yang sesuai, belajar JavaScript sangat menyenangkan. Fitur dan hasil akhir yang bisa didapat dengan JavaScript sangat menarik, seperti animasi, konten interaktif, dll.

HTML + CSS + PHP + MySQL + JavaScript, berapa lama untuk menguasai semua ini?

Jawabnya: tergantung 🙂

Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan. Pertama, kata-kata ‘menguasai’ disini sangat relatif.

Untuk sekedar ‘tahu’ tentang fungsi masing-masing ‘bahasa’ ini, anda bisa meluangkan waktu sekitar 1 minggu (hari pertama belajar HTML, hari kedua belajar CSS, dst). Tapi sekali lagi, ini hanya untuk sekedar ‘tahu’, itupun jika anda tidak pusing dengan pembahasan masing2nya 🙂

Bahasan untuk setiap ‘bahasa’ ini sangat banyak. Apabila anda melihat-lihat buku terbitan luar seperti di amazon.com, beberapa buku bahkan memiliki hingga 1000 halaman, dan itu hanya khusus membahas satu macam materi seperti HTML saja, PHP saja, atau JavaScript saja. Buku manual resmi PHP dan MySQL bahkan bisa mencapai 2000 halaman.

Jadi, mungkin pertanyaannya bisa dibalik, yakni seberapa banyak yang ingin anda pahami? Dengan asumsi setiap hari meluangkan waktu 4-5 jam untuk belajar, dalam 1 bulan anda bisa dianggap sudah menguasai 1 materi (+ beberapa minggu untuk latihan kode program), sehingga total dalam 5 bulan sudah bisa menguasai HTML, CSS, PHP, MySQL, dan JavaScript. Ini dengan catatan anda sudah memiliki sumber bacaan yang mudah dipahami seperti buku, ebook, maupun tutorial online.

Huff, baiklah saya sudah cukup paham tentang HTML, CSS, PHP, MySQL, dan JavaScript, jadi apakah sudah selesai?

Sekali lagi, ini tergantung dari berbagai faktor. Jika anda berniat mempelajari web programming sebagai ‘hobi’ atau sekedar mengisi waktu luang, memahami kelima bahasa pemrograman web diatas dirasa sudah cukup. Tapi bagi anda yang berniat serius terjun ke dunia web programming, atau bahkan ingin memiliki karir sebagai web programmer, ini baru sebagai “gerbang awal”.

Dunia ilmu komputer, terutama web programming berkembang dengan sangat cepat. Setiap bulan (jika bukan setiap hari) lahir teknologi baru yang bisa digunakan untuk membuat website yang lebih “wah” dari sebelumnya. Teknologi ini hadir dalam bentuk library, plugin, framework, CMS atau bahkan sebuah bahasa pemrograman baru.

Library, plugin, framework atau CMS adalah kumpulan kode program yang bisa digunakan untuk menghasilkan website dalam waktu singkat, atau menyediakan beragam fungsi ‘siap pakai’. Hampir seluruh website modern menggunakannya.

Sebagai contoh, di dalam bahasa pemrograman PHP, anda juga akan dituntut untuk memahami framework. Framework adalah kumpulan kode program dengan aturan tertentu yang bisa digunakan untuk menghasilkan website dengan cepat. Beberapa framework PHP yang cukup terkenal adalah Laravel, Code Igniter, Yii Framework, dan Zend Framework.

Dari sisi desain web (CSS), terdapat framework seperti Bootstrap dan Zurb Fondation. Selain itu ada juga teknologi CSS preprocessor seperti Less dan Sass.

Untuk JavaScript tersedia berbagai teknologi library seperti jQuery, framework AngularJS, dan juga Node.js. Khusus untuk jQuery, duniailkom juga telah menyediakan tutorial dasarnya: Tutorial jQuery untuk pemula. Tp sebelum kesini, wajib sudah paham HTML dan JavaScript.

Melihat banyaknya teknologi yang harus dikuasai, pada titik ini umumnya anda harus memilih akan fokus kemana. Jika fokus ke web designer (dikenal juga sebagai front-end developer), kuasai secara mendalam HTML+CSS+JavaScript beserta frameworknya. Jika anda ingin fokus ke web programmer (dikenal juga dengan back-end developer), khususkan diri untuk mendalami PHP, MySQL dan berbagai framework-nya.

Sebagai pembuktian untuk kebutuhan akan framework, silahkan anda lihat lowongan kerja web programmer. Hampir semuanya membutuhkan syarat menguasai beberapa framework seperti Code Igniter, Laravel, atau jQuery.

Wah banyak banget yang harus dikuasai mas…

Lagi-lagi, ini tergantung dengan tujuan anda mempelajari web programming. Jika butuh untuk keperluan edukasi seperti tugas sekolah / membuat skripsi, silahkan fokus untuk menyelesaikannya, gunakan web programming sebagai ‘media’ untuk mencapai tujuan ini.

Tetapi jika anda serius ingin berkarir sebagai programmer, mempelajari setiap teknologi ini akan terasa sangat menyenangkan. Istilahnya, tiada hari tanpa ngoding 🙂

Saya akan mencoba membantu anda dalam menguasai berbagai teknologi web programming. Walaupun masih jauh dari sempurna, tutorial yang ada bisa dijadikan sebagai penuntun dasar dalam belajar web programming.

Secara reguler saya juga akan menerbitkan eBook khusus dengan pembahasan yang lebih detail, yang saat ini sudah tersedia adalah eBook HTML Uncover, CSS Uncover, dan PHP Uncover.

Semoga tulisan singkat ini bisa memberikan gambaran apa yang akan anda hadapi dan apa yang harus anda kuasai untuk menjadi web programmer. Mudah-mudahan bermanfaat, dan jika ada ide/saran/pertanyaan/berbagi pengalaman,

 

 

Sumber : duniailkom.com

Fraktal, Rahasia Kecanggihan Pembangunan Candi Borobudur

Stupa Candi Borobudur. Foto: istimewa

Jatengku.com – Informasi mengenai temuan baru tentang sebuah peradaban memang selalu menarik untuk diperb incangkan. Begitupula dengan temuan ilmiah tentang jejak peradaban kuno yang sangat dibanggakan oleh bangsa Indonesia terutama Candi Borobudur.

Bangunan peninggalan abad ke 9 ini memang menarik untuk dikaji dan diteliti lebih dalam. Selain sebagai bangunan saksi sejarah masa lampau yang mengandung nilai filosofis, nilai religius dan nilai seni yang tinggi ternyata Borobudur juga menyimpan misteri di balik struktur bangunannya yang megah dan kokoh.

Keajaiban struktur bangunan ini menimbulkan banyak tanda tanya dan decak kagum sekaligus membuat para peneliti begitu tertarik untuk mengungkap misteri teknologi yang diterapkan dalam pembangunan candi terbesar di dunia ini.

Ternyata Tim Katastropik Purba menemukan jawabannya. Tim yang dibentuk untuk meneliti bencana purba yang bersifat katastropik itu mendapatkannya dari kelompok peneliti muda Bandung Fe Institute. Mereka melakukan riset di 10 tempat peninggalan peradaban masa lalu.

Diceritakan Ketua Tim Katastropik Purba, Erick Ridzky, beberapa bulan lalu tim yang dibentuk kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana itu mendengarkan paparan dari peneliti muda Bandung Fe Institute yang sedang melakukan riset di 10 tempat peninggalan peradaban masa lalu.

Sekedar catatan, Bandung Fe institute menjadi mentor resmi untuk International Conference of Young Scientist.

Mereka juga telah masuk dalam First Step to Novel Prize. Adapun nama-nama peneliti muda itu adalah Hokky Situngkir, (32), Rolan Mauludy Dahlan, (29) dan Ardian Maulana, (29).

Salah satu yang sedang diteliti oleh peneliti muda BFI itu adalah candi Borobudur. Mereka berhasil buktikan bahwa penguasaan teknologi berbasis geometri fraktal sudah dikenal oleh nenek moyang kita saat membangun Candi Borobudur di atas ketinggian bukit.

Sedikit tentang sejarah Borobudur, adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 Masehi oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra, yang menganut agama Budha Mahayana.

Candi yang memiliki 2.672 panel relief, serta 504 patung Buddha, itu sempat terkubur oleh lapisan vulkanik selama beberapa abad dan dikelilingi oleh rerimbunan hutan, sebelum akhirnya ditemukan kembali pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Sir Thomas Stamford Raffles.

BFI meyakini teknologi fraktal digunakan para arstitek Kerajaan Mataram yang diperintah Raja Samaratungga dari wangsa Syailendra untuk membangun Borobudur di tahun 824. Hasilnya adalah sebuah tempat ibadah yang begitu megah.

“Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit,” ujar Erick.

Bahkan, dengan kecanggihan teknologi yang ada pada masa kini pun, masih sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur.

Apa itu Fraktal?

Fraktal dalam bahasa Inggris adalah ‘fractal’ dari kata Latin fractus yang artinya “patah”, “rusak”, atau “tidak teratur”. Istilah itu dipopulerkan oleh Benoît Mandelbrot pada tahun 1975 Sebelum Mandelbrot memperkenalkan istilah tersebut, nama umum untuk struktur semacamnya (misalnya bunga salju Koch) adalah kurva monster. Berbagai jenis fraktal pada awalnya dipelajari sebagai benda-benda matematis.

Geometri fraktal adalah cabang matematika yang mempelajari sifat-sifat dan perilaku fraktal. Fraktal bisa membantu menjelaskan banyak situasi yang sulit dideskripsikan menggunakan geometri klasik, dan sudah cukup banyak diaplikasikan dalam sains, teknologi, dan seni karya komputer.

Konsep Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Itulah yang diterapkan arsitek mataram atas Borobudur. Itu terlihat dari stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan.

“Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa,” ujar Erick.

Fraktal adalah benda geometris yang kasar pada segala skala, dan terlihat dapat “dibagi-bagi” dengan cara yang radikal. Beberapa fraktal bisa dipecah menjadi beberapa bagian yang semuanya mirip dengan fraktal aslinya. Fraktal dikatakan memiliki detil yang tak hingga dan dapat memiliki struktur serupa diri pada tingkat perbesaran yang berbeda. Pada banyak kasus, sebuah fraktal bisa dihasilkan dengan cara mengulang suatu pola, biasanya dalam proses rekursif atau iteratif.

Dikatakan Erick, pertanyaan yang memerlukan penelitian lebih lanjut adalah, dengan fakta bahwa Candi Borobudur ternyata dibangun dengan prinsip-prinsip fraktal, adalah apakah teori fraktal pada masa lalu telah ditemukan dan di implementasikan?

“Ini tentunya memerlukan riset yang lebih komprehensif oleh BFI dan para peneliti lain terhadap situs-situs lainya di Indonesia, baik yang telah ditemukan ataupun yang masih terkubur seperti yang sedang ditemukan atau diteliti serius oleh Tim Katastropik Purba,” pungkas Erick.[GG]

2017, Twitter Siap Luncurkan live Product tiga Fitur Video

Jatengku.com ‐‐ Country Head Twitter Indonesia, Roy Simangungsong, menyebut pihaknya akan memperkuat fitur video mereka seperti Live dan Periscope. Walau tak seagresif platform media sosial lain, Roy percaya bisa mengkapitalisasi perbedaan fungsi Twitter sebagai alat penangkap momen ketimbang platform lainya.

Pengguna Facebook Paling Banyak Terjerat UU ITE

Ilustrasi

Jatengku.com – South East Asia Freedom of Expression Network (SAFENet) menginformasikan, Undang-Undang ITE telah menjerat 225 orang.

Dari kesekian jumlah tersebut, hanya 177 laporan yang sudah terverifikasi melalui kelengkapan berkas data.

Air Selfie, Gadget Terbaru Untuk Pecinta Selfie

Air Selfie, mini drone dengan body yang ringkas dengan resolusi kamera 5 MP dapat terbang hingga ketinggian 20 meter. (foto : Istimewa)

Jatengku.com –Beragam cara dilakukan oleh para pecinta selfie untuk mendapatkan gambar terbaiknya, mulai dengan menambahkan lensa tambahan pada smartphonenya, menggunakan bantuan monopod (Tongsis) sampai menggunakan bantuan drone atau quadcopter.

PRAKIRAAN CUACA

Semarang
scattered clouds
27.9 ° C
27.9 °
27.9 °
79%
2.3kmh
36%
Kam
29 °
Jum
30 °
Sab
31 °
Ming
31 °
Sen
31 °

BERITA TERBARU