Kisah Luar Biasa Darussalam Asuh Anak Yatim, KPAI Berikan Penghargaan

Kisah Luar Biasa Darussalam Asuh Anak Yatim, KPAI Berikan Penghargaan

215
BERBAGI
Darussalam menyalami anak yatim, Lampung, Senin (19/6/2017).

LAMPUNG, Jatengku.com – Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan berikan penghargaan kepada seorang aktivis anak bernama H. Darussalam, SH atas kepeduliannya terhadap anak yatim piatu, anak jalanan dan anak kaum dhuafa.

Kecintaan H. Darussalam, SH terdahap Anak Yatim yang luar biasa tanpa banyak diketahui kalayak umum, ternyata sudah dilakukannya sejak 12 Tahun yang lalu kala menjadikannya Hendri sebagai anak asuhnya.

Perlu kesabaran yang luar biasa bagi seorang Darussalam untuk mengasuh Hendri, bahkan istrinyapun tak sanggup mendidik dan menyerah, Namun hal tersebut tak membuat Darussalam patah arang.

Pasalnya, Hendri adalah seorang anak dengan kenakalan yang luar biasa, hal itu terlihat sejak dititipkan Almarhumah Ibunya.

Hendri akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk di Tes Kejiwaannya untuk mengetahui apakah ada kelainan pada dirinya karena memang anak tersebut berperilaku tidak seperti anak pada umumnya.

Alhasil, ternyata Hendri sudah tak berharap untuk hidup sejak ditinggal ayah dan ibunya, hendri justru merasa murung ingin bertemu adik kembarnya yang bernama Hendra.

Dengan berbagai cara, Darussalam berusaha untuk mempertemukan Hendra dengan Hendri, bahkan dengan bantuan polisi pun tak mampu membawa hendra kepada kakak kandungnya (Hendri).

Doa Darussalam yang tak henti-hentinya agar kedua anak tersebut dapat dipersatukan akhirnya menuai hasil.

Suatu ketika, Nenek yang mengasuh Hendra telah meninggal, Darussalam mendapatkan kabar agar Hendra dibawa ke Lampung untuk diasuh bersama Hendri, tak ayal langsung direspon baik, namun Hendra sudah diasuh orang lain dan sudah berganti nama Hutagalong dan beragama Nasrani.

Sang pengasuh pun tak serta merta memberikan Hendra, akhirnya dengan memberikan uang ke pengasuhnya, Hendrapun jatuh ke pelukan Darussalam.

Sesampainya di Lampung ternyata Hendra sudah menjadi liar dan kerap mencuri dan menjadi Maling Handal, Darussalam tak putus asa, Ayah asuhnya ini sengaja melaporkannya ke polisi sehingga saat atraksi akan mencuri ditangkap dan mendekam dipenjara sebagai pelajaran atas tindakannya.

Hal itu dinilai berhasil, 4 hari mendekam, Darussalam mengeluarkannya dari Tahanan dan kini Hendra menjelma menjadi pribadi yang berbeda.

Bersama Kakanya yang kini sudah hafal 8 Juz Alquran, Hendra akan dimasukkan ke pesantren dan akan dibina agama yang kelak akan mengelola Pesantren Darussalam di Tanggamus yang sedang dibangunnya.

Tak sampai disitu atas cintanya terhadap anak yatim, pada tangal 19 juni 2017. Darusalam berbagi buka bersama anak yatim dan memberikan santunan kepada piatu dan kaum dhuafa.

Sebelum buka bersama ada tauziah Ramadhan, dalam sambutannya Darussalam mengucapkan terima kasih atas kehadiran anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Dia menegaskan bahwa dirinya sangat mencintai anak yatim.

“Saya dari kecil bercita-cita ingin mengasuh anak yatim, akhirnya cita-cita itu terlaksana, dengan mengasuh anak yatim piatu bernama Hendra dan Hendri. Meskipun perlu perjuangan yang sangat luar biasa dan kesabaran tanpa batas untuk dapat mempersatukan kedua anak kembar tersebut”, kata Darussalam, yang diketahui juga sebagai ketua DPC Partai Gerindra Kaputaten Tanggamus.

“Namun syukur Alhamdulillah kini Hendri sudah menghafal Alquran    8 juz dan Hendra yg sempat menjadi Nasrani dengan nama Hutagalung kini sudah memeluk Islam lagi”, terang Darusalam dalam sambutannya.

Perlu diketahu, seremonial serah terima penghargaan dari KPAI kepada H. Darussalam, SH akan diselenggarakan setelah Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kabupaten Tanggamus, Lampung, Piagam Penghargaan akan diserahkan langsung oleh Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait. (Znd/Dp)