Peran Dukungan Holistik Dokter Obgyn dalam Mene...

Peran Dukungan Holistik Dokter Obgyn dalam Menenangkan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Ukuran Teks:
Update: Artikel ini telah diperbarui pada tanggal 11 Desember 2025 untuk memastikan akurasi informasi.

JATENGKU.COM, Surabaya — Proses persalinan adalah momen yang ditunggu sekaligus momen yang menegangkan bagi ibu hamil. Menjelang persalinan, banyak ibu hamil yang merasa takut, cemas bahkan khawatir terhadap proses melahirkan buah hatinya.

Menurut Kemenkes (2021), diperoleh data bahwa sebanyak 107 juta (28,7%) dari 373 juta Ibu hamil di Indonesia mengalami kondisi kecemasan menjelang proses persalinan. Dalam kondisi seperti ini, tentunya diperlukan dukungan menyeluruh terhadap ibu hamil baik secara mental, sosial, psikologis dan spiritualnya.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) atau yang umum dikenal dokter kandungan memiliki peranan yang besar dalam membangun suasana aman dan nyaman untuk memberikan dukungan yang membantu ibu hamil lebih tenang dalam proses melahirkan. Pendekatan holistik sangat diperlukan dalam menangani pasien. 

Beberapa penyebab kecemasan ibu hamil antara lain seperti takut nyeri terhadap proses persalinan, yang bisa muncul karena adanya informasi yang kurang tepat, pengalaman trauma masa lalu, hingga pengalaman orang lain yang terdengar menakutkan. Pada masa ini tentunya dukungan dari orang-orang terdekat dan dukungan tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk membantu memperbaiki kondisi ibu hamil menjelang persalinan. 

Kecemasan pada ibu hamil memiliki dampak yang dapat memengaruhi proses persalinan. Kecemasan pada ibu bersalin dapat dipengaruhi oleh berbagai hal seperti nyeri saat persalinan, kondisi fisik ibu, riwayat pemeriksaan kehamilan, masih kurangnya pengetahuan tentang proses persalinan, dukungan dari lingkungan sosial, serta aspek psikososial lain seperti tingkat pendidikan, status perkawinan, kehamilan yang tidak diinginkan, dan status sosial ekonomi (Notoatmodjo, 2010). Kondisi tersebut menekankan pentingnya pencegahan secara psikologis melalui dukungan holistik terhadap ibu hamil.

Pendekatan holistik dalam menenangkan ibu hamil menjelang persalinan menekankan bahwa ibu hamil sebagai pasien tidak hanya perlu ditangani secara fisik, tetapi secara utuh melalui aspek mental, emosional, sosial, dan spiritual. Dalam hal persalinan, cara pandang ini sangat penting karena ibu hamil membutuhkan kesiapan psikologis, dukungan lingkungan, serta pemahaman yang benar dan menenangkan.

Salah satu bentuk pemberian dukungan holistik adalah melalui edukasi persalinan yang jelas, tepat, dan menggunakan bahasa sederhana. Penjelasan mengenai manajemen nyeri dapat mengurangi rasa sakit.

Selain itu, diperlukan komunikasi empatik dengan dokter mendengarkan keluhan, kecemasan, dan pengalaman ibu dengan penuh dukungan tanpa menghakimi. Pemberian dukungan yang hangat dapat membuat ibu merasa dipahami dan lebih tenang.

Dukungan holistik dapat diwujudkan melalui banyak hal, seperti pemberian edukasi tentang persalinan secara tepat, jelas, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Penjelasan mengenai tahapan persalinan hingga manajemen nyeri dapat mengurangi rasa cemas dan takut pada ibu hamil akibat informasi yang kurang tepat.

Selain itu, hal yang paling penting adalah komunikasi serta pemberian empati, seorang dokter penting untuk mendengarkan keluhan, kecemasan, dan pengalaman ibu tanpa menghakimi. Respons yang hangat dapat meningkatkan kenyamanan psikologis ibu untuk merasa lebih dipahami. 

Dukungan holistik juga diwujudkan dengan peran berbagai pihak, seperti bidan, perawat, keluarga, dan suami sebagai pendukung utama untuk memastikan dukungan emosional ibu terpenuhi. Unsur spiritual dan budaya juga dapat diterapkan, seperti dengan berdoa atau ritual sederhana yang biasanya dilakukan selama tidak bertentangan dengan aturan yang benar. 

Dukungan holistik memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan ibu hamil. Salah satu dampak yang besar adalah penurunan tingkat stres dan kecemasan. Ketika ibu hamil merasa didengar dan dipahami, kondisi stres dapat berkurang.

Dukungan ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan ketenangan ibu hamil. Selain itu, dukungan ini dapat membangun hubungan baik antara dokter dengan pasien. Dengan hubungan yang baik, kepercayaan pasien terhadap layanan medis akan meningkat. Dengan demikian, dukungan holistik memberikan manfaat secara menyeluruh bagi pasien dan dokter.

Dukungan holistik dari dokter obgyn merupakan hal yang sangat penting dalam menciptakan pengalaman kehamilan dan persalinan yang aman, nyaman, dan tenang bagi setiap ibu. Pendekatan yang menyentuh aspek fisik, emosional, dan sosial membantu ibu merasa lebih tenang, percaya diri, serta mampu menghadapi proses persalinan dengan kesiapan.

Referensi:

  • Wimilda, G., Sulistyowati, P., & Layliyah, Z. (2020). HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA 1 PADA IBU BERSALIN. Journal of Nursing and Health, 5, 100 – 107. https://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/jnh/article/download/123/98
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  • Notoatmodjo, S (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Penulis: Leli Agis Setyani, Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan