Mahasiswa KKN UNDIP Jogoprayan Petakan Titik Ev...

Mahasiswa KKN UNDIP Jogoprayan Petakan Titik Evakuasi Gempa Bumi

Ukuran Teks:

Jogoprayan, Gantiwarno 30 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jogoprayan melaksanakan kegiatan mitigasi bencana gempa bumit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi.

Penilaian pemilihan titik evakuasi dilakukan oleh Tiffanny Andyta, mahasiswa KKN, dengan mempertimbangkan aspek keamanan, aksesibilitas, dan kapasitas ruang. Selain itu, penilaian juga mengacu pada prinsip mitigasi bencana dari sudut pandang arsitektur dan tata ruang, seperti jarak dari bangunan, keberadaan elemen berbahaya, serta kejelasan jalur evakuasi.

Mahasiswa KKN UNDIP Jogoprayan Petakan Titik Evakuasi Gempa BumiSalah satu titik evakuasi yang dinilai adalah Lapangan Masjid Al Mutaqqin. Lokasi ini merupakan ruang terbuka yang luas dan berada jauh dari bangunan permanen, sehingga relatif aman dari risiko runtuhan saat gempa terjadi. Selain itu, area ini ramah disabilitas karena dilengkapi ramp, minim elemen dekoratif berbahaya, serta memiliki akses yang mudah dijangkau warga.

Titik evakuasi lainnya berada di SDN 22 Jogoprayan. Sekolah ini memiliki area terbuka yang luas dan berada di tengah permukiman warga, sehingga mudah diakses dari berbagai arah. Lingkungan sekitar tidak memiliki pepohonan tinggi dan jalur menuju lokasi tidak melewati area berisiko tinggi, menjadikannya aman sebagai titik kumpul saat gempa.

Selain itu, Lapangan Voli BDK juga dinilai layak sebagai titik evakuasi karena merupakan ruang terbuka yang luas, jauh dari bangunan, serta minim elemen berbahaya. Tidak adanya pepohonan tinggi di sekitar lapangan turut mendukung keamanan lokasi tersebut.

Titik evakuasi terakhir yang dinilai adalah Masjid At Tuwaijiri. Masjid ini memiliki area yang luas dan berada di tengah permukiman warga. Lokasinya mudah dijangkau, tidak melewati jalur berisiko tinggi, serta tidak terdapat pepohonan tinggi yang berpotensi membahayakan saat terjadi gempa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Jogoprayan dapat lebih mengenali lokasi-lokasi aman untuk evakuasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana berbasis lingkungan dan tata ruang.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan