Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Edukasi Keselamatan L...

Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Edukasi Keselamatan Listrik dan Bahaya Petir Digelar di Sekolah Dasar

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Sragen — Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan keselamatan listrik sejak usia dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan penyuluhan bahaya sengatan listrik dan sambaran petir kepada siswa sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan risiko yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dikemas secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa.

Dalam penyampaian materi, pemateri menjelaskan bahwa listrik merupakan energi yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Namun demikian, penggunaan listrik yang tidak tepat dapat menimbulkan bahaya. “Benda listrik di sekitar kita bisa bermanfaat, tetapi juga bisa menimbulkan bahaya jika kita tidak mengenali risikonya,” ujar Wahyu.

Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Edukasi Keselamatan Listrik dan Bahaya Petir Digelar di Sekolah Dasar

Selain membahas keselamatan penggunaan listrik, materi penyuluhan juga menekankan bahaya sambaran petir, terutama saat hujan. Wahyu menjelaskan bahwa anak-anak tetap boleh bermain di luar ketika hujan, namun harus memahami batasan demi keselamatan. “Sebenarnya kita boleh bermain di luar ketika hujan, tetapi harus tahu batasannya. Jika sudah terdengar suara guntur dan terlihat kilatan petir, artinya kita harus segera mencari tempat yang aman agar terhindar dari bahaya sambaran petir,” ujar Wahyu.

Kegiatan ini disampaikan melalui pemaparan materi sederhana, cerita ilustratif, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias dan aktif berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan terkait perilaku aman dan berbahaya saat menggunakan listrik maupun saat hujan disertai petir.

Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Edukasi Keselamatan Listrik dan Bahaya Petir Digelar di Sekolah Dasar

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN juga membagikan poster bahaya sengatan listrik dan sambaran petir kepada pihak sekolah. Media edukasi tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran serta pengingat visual bagi siswa dan guru mengenai pentingnya keselamatan dalam beraktivitas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran sejak dini mengenai bahaya listrik dan petir, serta tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman dan peduli terhadap keselamatan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan