Mahasiswa KKN Undip Tim 87 Dorong Pengembangan ...

Mahasiswa KKN Undip Tim 87 Dorong Pengembangan Greenhouse Desa Tambakan untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 87 Universitas Diponegoro (UNDIP) menginisiasi program Pengembangan Greenhouse Desa Tambakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian yang bernilai ekonomi. Program ini dirancang secara multidisiplin dengan melibatkan berbagai bidang keilmuan untuk mengoptimalkan potensi greenhouse yang telah dimiliki desa.

Greenhouse Desa Tambakan sebenarnya memiliki potensi besar sebagai sarana produksi sayuran segar. Namun, pemanfaatannya selama ini belum maksimal. Melalui pertimbangan tersebut, mahasiswa KKN UNDIP Tim 87 melakukan kegiatan pengembangan greenhouse mulai dari tahap perencanaan hingga penguatan nilai ekonomi hasil greenhouse. Salah satu fokus utama kegiatan adalah perencanaan pengadaan bibit dan material secara efisien agar penggunaan anggaran desa lebih tepat sasaran. Mahasiswa membantu mengidentifikasi jenis bibit, jumlah kebutuhan, serta pemilihan pemasok yang sesuai dengan kondisi keuangan dan kebutuhan greenhouse.

Mahasiswa KKN Undip Tim 87 Dorong Pengembangan Greenhouse Desa Tambakan untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga

Selain itu, dilakukan pula optimalisasi orientasi greenhouse terhadap arah sinar matahari. Mahasiswa melakukan analisis tapak untuk menentukan posisi bangunan yang lebih ideal, sehingga tanaman dapat menerima pencahayaan alami secara maksimal dan tumbuh lebih subur. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil tanam di dalam greenhouse.

Dari sisi ekonomi, mahasiswa KKN UNDIP juga mendorong agar hasil panen greenhouse tidak hanya digunakan untuk konsumsi pribadi, tetapi dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Program analisis penjualan sederhana diterapkan dengan menentukan harga jual berdasarkan pasar lokal, penjualan langsung ke warga sekitar dan warung desa, serta pencatatan hasil penjualan sebagai dasar evaluasi usaha.

Upaya penguatan pengelolaan dilakukan melalui penerapan standarisasi pengelolaan greenhouse agar kegiatan budidaya dapat berjalan secara berkelanjutan. Mahasiswa turut menyusun aturan pengelolaan yang sederhana dan mudah dipahami oleh pengelola greenhouse dan kelompok tani setempat.

Dalam rangka mendukung digitalisasi aset desa, lokasi Greenhouse Desa Tambakan juga didaftarkan pada Google Maps. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, mempermudah pihak luar mengenali lokasi greenhouse, serta mendukung promosi hasil panen dan potensi desa.

Tak hanya itu, mahasiswa juga merencanakan teknologi sensor suhu dan kelembaban berbasis IoT sebagai alat monitoring kondisi greenhouse. Alat ini didemonstrasikan langsung kepada pengelola agar dapat digunakan sebagai pendukung perawatan tanaman secara lebih modern dan efisien.

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap greenhouse Desa Tambakan dapat berkembang menjadi sarana produksi pertanian yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa dan warga desa dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui pendekatan keilmuan yang terintegrasi.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan