JATENGKU.COM, Kendal – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 14 Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan program Tema Multidisiplin 4 bertajuk Akselerasi Digital Produk Olahan Lele Desa Margosari sebagai upaya memperluas jangkauan pasar dan memperkuat branding produk melalui pelatihan terpadu e-commerce dan media sosial. Kegiatan ini dilaksanakan pada rentang waktu 31 Januari hingga 7 Februari 2026 di Aula Balai Desa Margosari serta lokasi budidaya ikan lele di Dusun Jetis.
Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya literasi ekonomi digital, strategi pemasaran, serta pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce oleh masyarakat pengelola produk olahan lele. Selama ini, pemasaran produk masih didominasi cara konvensional sehingga jangkauan pasar relatif terbatas. Melalui rangkaian sosialisasi dan pendampingan, tim KKN berupaya memberikan pemahaman praktis mengenai branding produk, pemasaran digital, serta peluang pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan nilai jual produk olahan lele.
Pelaksanaan program melibatkan kontribusi aktif mahasiswa lintas disiplin sesuai dengan keahlian masing-masing. Dea Permata Sari dari Program Studi Manajemen berperan dalam penyusunan modul logo produk, penentuan makna logo, serta strategi penetapan target pemasaran produk olahan lele, sementara Rizka Valentina Aurellia dari Program Studi Ekonomi berkontribusi dalam peningkatan literasi ekonomi digital dan penyampaian strategi digital marketing kepada masyarakat. Efesus Galatia Khasea Banurea dari Teknik Komputer berperan dalam sosialisasi pemanfaatan media digital serta pengenalan marketplace sebagai sarana pemasaran produk hasil budidaya ikan lele, sedangkan Bagus Panggalih dari Teknik Komputer berfokus pada pemanfaatan media sosial sebagai platform promosi digital, termasuk pembuatan poster, contoh label produk, dan penguatan branding produk desa. Sinergi lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama dalam mendukung akselerasi digital pemasaran produk olahan lele secara terpadu.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, pembagian modul, serta pemberian contoh media promosi yang dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Ibu-ibu PKK, pelaku UMKM, dan kelompok pembudidaya ikan lele (Pokdakan) terlibat secara aktif dalam mengikuti kegiatan dan menyambut positif materi yang disampaikan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan dalam diskusi serta ketertarikan untuk mulai menerapkan strategi pemasaran digital sesuai dengan kondisi dan kapasitas masing-masing.
“Program yang dilaksanakan oleh Tim KKN Tematik 14 Universitas Diponegoro sudah sangat bagus dan benar-benar membantu masyarakat Desa Margosari. Melalui program ini, produk-produk olahan lele menjadi lebih dikenal luas sehingga peluang pasar bagi masyarakat juga semakin terbuka,” ujar Ibu Anjar, Ketua PKK Desa Margosari.
Melalui pelaksanaan program kerja ini, diharapkan masyarakat Desa Margosari mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian dalam memasarkan produk olahan lele secara lebih luas dan berkelanjutan. Program ini menjadi langkah awal penguatan branding produk desa sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi lokal berbasis pemanfaatan teknologi digital melalui sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan perangkat desa.
Penulis: Dea P. S., Rizka V. A., Efesus G. K. B., Bagus P., Hendrik A.S
