Semarang, 22 Juli 2025 – Pencatatan keuangan yang teratur jadi kunci usaha, digitalisasi jadi solusi di era perekonomian yang semakin modern. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro, Gina Maulida, melaksanakan program kerja yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini dilakukan dengan memperkenalkan penggunaan aplikasi Buku Warung kepada UMKM Es Teh Champion sebagai alternatif pencatatan keuangan secara digital yang lebih praktis dan efisien.
Dalam pelaksanaannya, Gina bekerja sama langsung dengan pemilik usaha Es Teh Champion yang berlokasi di Kelurahan Plamongan Sari, Kota Semarang. Selama ini pencatatan transaksi usaha masih dilakukan secara manual menggunakan buku tulis yang beresiko kehilangan dan sulit untuk dipantau secara berkala. Melalui aplikasi Buku Warung, diharapkan pencatatan pemasukan, pengeluaran, serta transaksi utang-piutang dapat dilakukan dengan lebih terstruktur dan mudah diakses kapanpun melalui smartphone.
Pendampingan ini meliputi tahap sosialisasi manfaat aplikasi, pelatihan penggunaan fitur pembukuan, hingga praktik langsung dalam mencatat transaksi harian usaha. Pemilik Es Teh Champion mengatakan bahwa aplikasi ini cukup membantu, terutama dalam memudahkan pencatatan usaha yang sebelumnya sering tertunda atau terlewat.
“Biasanya saya catat di buku tulis aja, tapi sering lupa atau datanya tidak lengkap. Dengan aplikasi Buku Warung, lebih praktis karena saya bisa catat laporan beberapa usaha saya yang lain di satu tempat” ungkap Bu Feny selaku pemilik usaha.
Program ini menjadi salah satu upaya sederhana yang diharapkan dapat mendorong UMKM di lingkungan Kelurahan Plamongan Sari untuk mulai beradaptasi dengan teknologi digital dalam pengelolaan usaha sehari-hari. Digitalisasi pencatatan keuangan dianggap sebagai langkah awal untuk memperbaiki manajemen usaha, sehingga UMKM lebih siap menghadapi tantangan pasar yang semakin modern dan kompetitif.
Kami berharap kedepannya semakin banyak pelaku usaha yang dapat memanfaatkan aplikasi serupa untuk membantu operasional mereka. Digitalisasi tidak hanya mempermudah pencatatan transaksi harian, tetapi juga membantu pelaku usaha memantau kondisi finansial secara real time, efisien, dan fleksibel guna membuat keputusan strategis untuk pengembangan usahanya.
