Belajar 3R Sambil Berkreasi, Mahasiswa KKN UNDI...

Belajar 3R Sambil Berkreasi, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN Tambangan 01 Sulap Botol Plastik Jadi Bunga dan Vas Cantik

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SEMARANG — Sampah plastik yang menumpuk sering kali hanya berakhir di tempat pembuangan tanpa dimanfaatkan kembali. Di Kelurahan Tambangan, RW 01, fenomena ini terlihat dari banyaknya botol plastik bekas yang dibuang begitu saja, meskipun masih bisa diolah menjadi barang bernilai guna dan estetika.

Menjawab permasalahan tersebut, Ivo Daniva Angelina, mahasiswa Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, KKN-T TIM 85 UNDIP menggelar edukasi interaktif di SDN Tambangan 01, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, dengan mengangkat judul Mengenal Sistem Daur Ulang 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Belajar 3R Sambil Berkreasi, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN Tambangan 01 Sulap Botol Plastik Jadi Bunga dan Vas Cantik
Sesi penyampaian materi terkait pengenalan sistem daur ulang 3R di ruang kelas pada hari Senin, 21 Juli 2025.

Kegiatan dimulai pada Senin, 21 Juli 2025, dengan sesi penyampaian materi di ruang kelas. Ivo membawakan presentasi visual yang memaparkan konsep 3R secara sederhana, disertai contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menarik perhatian siswa, ia juga memutar video edukasi singkat yang menjelaskan betapa sulitnya plastik terurai, bahkan hingga ratusan tahun.

Meskipun dibuang jauh dari laut, arus air dan angin dapat membawanya hingga ke perairan, membahayakan biota laut. Penjelasan ini membuat siswa memahami bahwa sampah plastik bukan hanya masalah darat, tetapi juga ancaman serius bagi ekosistem laut.

Belajar 3R Sambil Berkreasi, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN Tambangan 01 Sulap Botol Plastik Jadi Bunga dan Vas Cantik
Kegiatan lomba pembuatan bunga dan vas bunga dari botol bekas oleh siswi kelas 4A dan 4B di halaman luar pada Hari Selasa, 22 Juli 2025.

Kemudian, pada Selasa, 22 Juli 2025, kegiatan berlanjut dengan lomba sederhana membuat kerajinan bunga dan vas dari botol plastik bekas. Lomba dilakukan secara berkelompok dengan peserta khusus siswa perempuan kelas 4A dan 4B.

Setiap kelompok bekerja sama mengubah tutup botol menjadi kelopak bunga dan memanfaatkan badan botol sebagai vas. Suasana lomba berlangsung meriah, penuh tawa, dan semangat kompetitif yang sehat.

Di halaman sekolah dipenuhi tawa dan obrolan seru. Beberapa siswa dengan sigap memotong botol menjadi vas bunga, sementara yang lain menempelkan tutup botol untuk membentuk kelopak bunga.

Sorak-sorai kecil terdengar setiap kali kelompok berhasil menyelesaikan bagian dari kreasinya. Lomba ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga mengajarkan kerja sama tim dan rasa percaya diri pada karya sendiri.

Belajar 3R Sambil Berkreasi, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN Tambangan 01 Sulap Botol Plastik Jadi Bunga dan Vas Cantik
Foto bersama kelompok pemenang perlombaan membuat bunga dan vas bunga dari botol bekas.

Di akhir lomba, karya kelompok yang berhasil menjadi pemenang dipamerkan di depan seluruh peserta untuk mendapat apresiasi bersama. Sementara itu, karya kelompok yang belum menang tetap dipajang di ruang kelas agar dapat terus dilihat dan menjadi motivasi bagi siswa lain.

Meskipun tidak semua menjadi juara, setiap karya menunjukkan kreativitas dan usaha yang patut dihargai. Kendati hanya dibuat dari bahan sederhana dan bekas pakai, hasilnya terlihat cantik dan unik. Beberapa vas dihias dengan warna cerah, sementara yang lain mengandalkan bentuk alami botol untuk menciptakan kesan artistik.

Pemenang lomba diumumkan dengan penuh kegembiraan, semua peserta pulang dengan kebanggaan karena telah berhasil memberi “kehidupan kedua” pada sampah plastik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi momen belajar sesaat, tetapi juga menanamkan kebiasaan baik di rumah dan lingkungan sekitar.

“Saya ingin mereka ingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas orang dewasa, tapi tanggung jawab kita semua. Bahkan dari botol bekas, kita bisa menciptakan sesuatu yang bermanfaat dan indah,” tuturnya.

Dengan semangat dan keceriaan anak-anak, kegiatan dua hari ini menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan bisa berjalan efektif jika dikemas dengan cara yang kreatif dan dekat dengan dunia mereka.

Hasil karya yang dihasilkan menjadi bukti bahwa botol plastik bekas bisa memiliki nilai estetika dan manfaat baru jika diolah dengan kreativitas. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata mendukung visi lingkungan berkelanjutan di Kelurahan Tambangan.

Penulis: Ivo Daniva Angelina
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL):
1. Dr.techn. Asep Muhamad Samsudin, S.T.,M.T.
2. Prof. Dr.Ing. Ir. Suherman, S.T., M.T

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan