Dari Kampus ke Kolam: Mahasiswa UNDIP Ajarkan J...

Dari Kampus ke Kolam: Mahasiswa UNDIP Ajarkan Jurus Ampuh Cegah Penyakit Lele

Ukuran Teks:

Kendal, Sabtu, 26 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) TIM 129 Universitas Diponegoro yang tengah menjalankan program pengabdian di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyakit ikan lele kepada para pembudidaya lokal di Balai Pertemuan Dusun Jetis.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pembudidaya mengenai upaya pencegahan penyakit pada ikan lele sejak dini. Pemahaman yang baik terkait jenis penyakit dan cara penanganannya dapat membantu pembudidaya menjaga kesehatan ikan lele, mengurangi risiko kerugian, dan mencegah kegagalan panen.

Dari Kampus ke Kolam: Mahasiswa UNDIP Ajarkan Jurus Ampuh Cegah Penyakit Lele

Sosialisasi ini dipandu langsung oleh Muhammad Adhiyoga Nusantara, salah satu mahasiswa KKN-T Undip Tim 129 yang memiliki latar belakang di bidang perikanan. Dalam sesi tersebut, Adhiyoga tidak hanya memberikan materi terkait jenis-jenis penyakit pada ikan lele dan langkah-langkah pencegahannya, tetapi juga melakukan demonstrasi pengukuran suhu dan pH air kolam.

Dari Kampus ke Kolam: Mahasiswa UNDIP Ajarkan Jurus Ampuh Cegah Penyakit Lele

Pengukuran suhu air kolam dilakukan menggunakan termometer, sedangkan pH air kolam diperiksa menggunakan kertas lakmus. Langkah ini bertujuan memastikan kualitas air berada pada kondisi optimal, mengingat suhu dan pH merupakan faktor penting yang dapat diukur secara sederhana dengan peralatan yang mudah diperoleh. Memastikan kualitas air berada pada kondisi optimal merupakan langkah utama dalam mencegah penyakit pada ikan lele. Jika kualitas air berada di luar batas ideal, hal tersebut dapat menjadi salah satu penyebab utama timbulnya penyakit pada ikan lele.

“Materinya cocok sekali untuk kami, soalnya penyakit ikan itu nggak bisa disepelekan. Kalau nggak diurus, bisa menyebar dan akhirnya panen gagal,” ungkap Mas Jihad, salah satu pembudidaya ikan lele di Dusun Jetis.

Para pembudidaya yang hadir terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dan aktif bertanya, terutama terkait penanganan awal saat gejala penyakit mulai muncul pada ikan lele. Harapannya, melalui kegiatan sosialisasi ini, kualitas budidaya lele di Dusun Jetis dapat meningkat dan lebih tahan terhadap ancaman penyakit.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tematik KKN-T Undip TIM 129 dalam mendukung pengembangan potensi lokal berbasis perikanan di Desa Margosari.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan