JATENGKU.COM, KENDAL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program sosialisasi dan edukasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) kepada masyarakat Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Jumat (26/7/2025). Kegiatan ini mengangkat pemanfaatan limbah air beras dan daun kopi sebagai bahan baku POC, sejalan dengan potensi desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani kopi.
Ketua KKN Tematik Undip di Desa Gedong, Hanif Syaiful, mengatakan pemilihan bahan tersebut bukan tanpa alasan. Desa Gedong berada di kawasan perbukitan Kendeng yang memiliki tanah subur dan iklim sejuk, sangat cocok untuk budidaya kopi robusta dan excelsa. “Hampir setiap rumah di Desa Gedong memiliki kebun kopi, sehingga limbah daun kopi melimpah. Selama ini, daun-daun tersebut hanya dibiarkan membusuk di lahan atau dibakar. Padahal, jika diolah dengan benar, daun kopi dapat menjadi sumber nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman,” jelasnya.
Desa Gedong, Sentra Kopi di Lereng Kendeng
Kopi menjadi komoditas unggulan Desa Gedong yang telah diusahakan turun-temurun. Luas lahan kopi di desa ini mencapai puluhan hektare, dikelola oleh kelompok tani yang sebagian besar menerapkan sistem tanam organik maupun semi-organik. Potensi ini tidak hanya menjadikan Desa Gedong sebagai pemasok kopi untuk wilayah Kendal dan sekitarnya, tetapi juga membuka peluang pengembangan produk turunan seperti kopi bubuk, kopi sangrai, dan olahan pangan berbasis kopi.
Namun, para petani masih menghadapi tantangan berupa biaya tinggi untuk pembelian pupuk kimia dan menurunnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk anorganik secara berkelanjutan. Inilah yang mendorong mahasiswa KKN Tematik Undip mengadakan pelatihan pembuatan POC berbahan baku lokal yang murah dan mudah diperoleh.
Edukasi Lengkap dan Praktek Langsung
Kegiatan sosialisasi diawali dengan edukasi menggunakan media poster yang menampilkan pengenalan POC, kandungan nutrisi di dalamnya seperti nitrogen, fosfor, kalium, dan unsur mikro, proses fermentasi oleh mikroba, serta manfaatnya untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman kopi. Poster juga menjelaskan keunggulan daun kopi sebagai bahan utama POC karena mengandung senyawa organik dan mineral yang baik untuk pertumbuhan tanaman.
Setelah sesi poster, peserta diperlihatkan video panduan pembuatan POC yang menjelaskan langkah-langkah mulai dari persiapan bahan, proses pencacahan daun kopi, pencampuran dengan limbah air beras, penambahan EM-4 sebagai sumber mikroba pengurai, hingga proses fermentasi selama kurang lebih tujuh hari.
Tahap berikutnya adalah demonstrasi langsung pembuatan POC bersama anggota Kelompok Tani Subur 3. Para petani diajak mencampur bahan, mengaduk larutan, serta memahami teknik penyimpanan selama fermentasi agar hasil pupuk lebih optimal.
Ketua Kelompok Tani Subur 3, Pak Sis, mengaku baru mengetahui manfaat daun kopi dalam pembuatan pupuk. “Saya baru tahu kalau daun kopi dan limbah air beras bisa dijadikan pupuk. Saya akan coba praktekkan ke Kelompok Tani Subur 3, selain bahannya mudah didapat, pengolahannya juga sangat efisien,” ujarnya.
Dukungan dan Harapan
Pemaparan materi edukasi dilakukan oleh Nur Utami, mahasiswa Program Studi Biologi Undip, dan Ilham Avisagani, mahasiswa Program Studi Agroteknologi Undip. Kedua pemateri menyampaikan materi secara bergantian selama kurang lebih tiga jam, disertai sesi tanya jawab yang interaktif. Mahasiswa juga membagikan panduan tertulis agar peserta dapat mengulang proses pembuatan POC secara mandiri di rumah atau kelompok tani masing-masing.
Masyarakat Desa Gedong menyambut positif kegiatan ini. Banyak peserta langsung mencatat formula dan prosedur pembuatan POC, bahkan beberapa menyatakan minat untuk memproduksi pupuk secara kolektif. Dengan pelatihan ini, diharapkan petani kopi di Desa Gedong dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, mengolah limbah organik menjadi produk bernilai guna, dan meningkatkan kualitas serta kuantitas panen kopi, yang menjadi kebanggaan desa di lereng Kendeng.
Penulis: Nur Utami (Biologi, Undip)
Dosen Pembimbing: Dr. Sari Listyorini, S.Sos., M.AB.
