KKN-T IDBU Tim 21 Mensosialisasikan Strategi Di...

KKN-T IDBU Tim 21 Mensosialisasikan Strategi Digital Marketing kepada Kelompok Tani Subur 3 di Desa Gedong

Ukuran Teks:

JATENGKUCOM, KENDAL — Mahasiswa (KKN-T IDBU) Tim 21 Tahun 2025 melaksanakan salah satu program kerja yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Program tersebut berupa penyusunan dan sosialisasi poster/infografis mengenai Digital Marketing sebagai upaya mendukung promosi produk usaha lokal.

Permasalahan yang mendasari kegiatan ini berangkat dari kondisi masyarakat desa yang sebagian besar masih mengandalkan metode konvensional dalam memasarkan produk unggulannya. Padahal, Desa Gedong memiliki potensi besar, salah satunya melalui Kopi Gedong dan Sabun Kopi Gedong, yang bisa diperkenalkan lebih luas melalui platform digital. Melihat peluang tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU Tim 21 menghadirkan gagasan penyusunan poster edukatif berisi materi dasar digital marketing yang mudah dipahami dan bisa diaplikasikan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 2 Agustus 2025, pukul 15.30–17.00 WIB, bertempat di Rumah Bapak Silo Tarsih, salah satu anggota Kelompok Tani Subur 3. Acara berlangsung sederhana, namun penuh antusiasme. Mahasiswa menyampaikan materi seputar strategi promosi di media sosial, pentingnya menjaga konsistensi branding, hingga tips membuat konten yang menarik. Poster yang telah disusun dicetak dan dibagikan, sekaligus disosialisasikan agar anggota kelompok tani dapat memahami isi materi secara lebih praktis.

Dalam arahannya, dosen pembimbing lapangan, Ardy Wibowo, S.S.T., M.AB., menekankan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan daya saing desa. “Pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran tidak hanya membuka akses pasar yang lebih luas, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi produk lokal agar mampu bersaing di era modern,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Hega Bintang Pratama Putra, S.T.P., M.Sc. menegaskan pentingnya edukasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Melalui media sederhana seperti poster, pesan tentang digital marketing dapat lebih mudah dipahami dan diaplikasikan oleh pelaku usaha kecil di desa,” jelasnya.

Respon positif juga datang dari masyarakat. Bapak Silo Tarsih, anggota Kelompok Tani Subur 3 sekaligus tuan rumah kegiatan, mengapresiasi program ini. “Selama ini kami memang masih bingung bagaimana cara memasarkan produk lewat internet. Dengan adanya penjelasan dari mahasiswa dan contoh poster yang diberikan, kami jadi punya gambaran bagaimana mengenalkan produk kopi Gedong agar lebih banyak orang tahu,” tuturnya.

Kegiatan ini menghasilkan capaian nyata, yaitu tersusunnya poster edukatif mengenai digital marketing yang kini menjadi pegangan kelompok tani, sekaligus munculnya pemahaman baru di kalangan masyarakat mengenai pentingnya promosi digital. Poster tersebut dapat ditempatkan di rumah atau balai pertemuan sebagai pengingat dan panduan bersama.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T IDBU Tim 21 tidak hanya menyelesaikan sebuah program kerja, tetapi juga meninggalkan warisan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Harapannya, Desa Gedong dapat terus memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh untuk mengembangkan potensi lokalnya, sehingga produk-produk unggulan desa semakin dikenal luas dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Raflesto Suhetsya Cakra Kusuma Wardhana/Prodi Administrasi Bisnis/Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan