Mahasiswa KKN-T UNDIP Tim 25 Kelompok 2 Inovasi...

Mahasiswa KKN-T UNDIP Tim 25 Kelompok 2 Inovasikan Tempe dari Mangrove, Hadirkan Solusi Berkelanjutan

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, DEMAK – Inovasi pangan kreatif datang dari Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (UNDIP) Kelompok 2 yang mengolah mangrove menjadi tempe. Program ini merupakan terobosan menarik di tengah tingginya harga kedelai yang sering bergantung pada impor.

Mangrove jenis Avicennia marina (mangrove api-api) yang melimpah di Desa Purworejo, Demak dimanfaatkan sebagai alternatif bahan baku tempe. Pengolahan ini menghasilkan produk dengan rasa unik dan kandungan gizi tinggi, sekaligus mendukung pelestarian ekosistem pesisir.

“Selain menciptakan nilai ekonomi, program ini mendorong masyarakat untuk aktif menjaga mangrove,” ujar salah satu anggota tim. Sosialisasi pembuatan tempe mangrove diberikan secara langsung kepada warga setempat, sehingga mereka dapat mengembangkan usaha mandiri.

Tidak hanya ramah lingkungan, inovasi ini juga membuktikan bahwa kolaborasi antara sains dan kearifan lokal mampu menciptakan solusi berkelanjutan. Ke depannya, kelompok ini berharap tempe mangrove bisa menjadi produk unggulan desa sekaligus edukasi tentang pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.

“Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi tidak harus mahal, melainkan bisa dimulai dari hal sederhana bersama masyarakat,” tambah mereka. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memanfaatkan potensi lokal secara optimal.

Dengan semangat dari alam, untuk alam, dan kembali ke alam, Mahasiswa KKN UNDIP Kelompok 2 membawa harapan baru bagi kemandirian pangan dan pelestarian lingkungan di Desa Purworejo.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan