Mahasiswa KKN-T Edukasi Pangan Lokal untuk Bali...

Mahasiswa KKN-T Edukasi Pangan Lokal untuk Balita Dorong Pencegahan Stunting di Posyandu RW 02 Kelurahan Tambangan

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SEMARANG — Upaya meningkatkan kesadaran gizi masyarakat terus dilakukan di RW 02 Kelurahan Tambangan. Mahasiswa kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) tim 85 melaksanakan program edukasi pangan lokal bagi ibu-ibu balita di Posyandu RW 02, Senin (11/8) pukul 09.00 – 11.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dan bertujuan mengedukasi pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber protein balita sekaligus pencegahan stunting.

Edukasi disampaikan melalui leaflet yang dibagikan kepada para ibu balita saat mereka menunggu anak bermain setelah pemeriksaan di posyandu. Leaflet tersebut memuat informasi mengenai pentingnya pangan lokal seperti ayam, sayur, dan bahan pekarangan dalam menunjang pertumbuhan balita, serta resep praktis nugget ayam sayur berbahan lokal yang mudah dibuat di rumah.

Sebagai bagian dari kegiatan juga dibagikan produk nugget ayam sayur yang dibuat sesuai resep di leaflet, sehingga para ibu dapat langsung mencicipi hasil olahan pangan lokal yang bergizi dan dapat diterima anak. “Banyak ibu yang masih mengandalkan makanan instan karena praktis, padahal bahan lokal di sekitar kita bisa diolah menjadi menu bergizi tinggi untuk anak,” ujar Arina.

Mahasiswa KKN-T Edukasi Pangan Lokal untuk Balita Dorong Pencegahan Stunting di Posyandu RW 02 Kelurahan Tambangan
Mahasiswa KKN Undip Tim 85 berfoto bersama kader Posyandu di Kelurahan Tambangan, Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi gizi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat bagi pertumbuhan anak.

Selain membahas manfaat pangan lokal, edukasi ini juga menekankan pentingnya pola asuh dalam pemenuhan gizi anak. Menurut Arina, pemberian pangan yang tepat bukan hanya memenuhi kebutuhan gizi balita, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam mengatasi masalah stunting yang masih terjadi di berbagai wilayah.

Ibu Anis selaku Kader Posyandu RW 02 menyambut baik kegiatan ini. “Ibu-ibu di sini senang sekali mendapat pengetahuan baru. Apalagi ada contoh masakan yang bisa langsung dicoba di rumah. Harapannya, ilmu ini benar-benar dipraktekkan agar anak-anak tumbuh sehat,” tuturnya.

Melalui rangkaian KKN-T ini berharap kegiatan edukasi dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran gizi keluarga di RW 02 Kelurahan Tambangan. Pemanfaatan bahan pangan lokal diharapkan mampu membuat pola makan balita lebih sehat, beragam, dan terjangkau, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan