Mahasiswa KKNT UNDIP Bantu Bank Sampah Mawar Me...

Mahasiswa KKNT UNDIP Bantu Bank Sampah Mawar Merah Tugurejo Membuat Katalog Produk Kerajinan

Ukuran Teks:

Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program pendampingan di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan katalog hasil kerajinan Bank Sampah Mawar Merah Tugurejo.

Kegiatan ini digagas oleh Erlangga Sukamto Putra, mahasiswa Program Studi Ekonomi UNDIP, yang tengah melaksanakan KKNT di kelurahan tersebut. Pembuatan katalog ini bertujuan untuk membantu kelompok Bank Sampah Mawar Merah dalam memasarkan produk kerajinan hasil olahan sampah anorganik, seperti tas, hiasan rumah, dan berbagai produk kreatif berbahan daur ulang.

Erlangga menjelaskan bahwa katalog digital maupun cetak menjadi salah satu media promosi efektif di era digital. “Selama ini produk Bank Sampah Mawar Merah sudah memiliki kualitas yang baik, hanya saja perlu dukungan promosi agar lebih dikenal masyarakat luas. Dengan adanya katalog, harapannya bisa memudahkan pemasaran, baik secara offline maupun online,” ujarnya.

Pembuatan katalog ini melibatkan proses pendataan jenis produk, dokumentasi foto, hingga penyusunan desain katalog yang menarik. Hasil katalog nantinya akan disebarkan melalui media sosial, grup komunitas, serta dapat dicetak untuk keperluan pameran maupun kegiatan penjualan langsung.

Ketua Bank Sampah Mawar Merah, ibu tatik, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa UNDIP yang teilah memberikan kontribusi nyata. “Kami sangat terbantu dengan adanya katalog ini. Produk kami jadi lebih tertata dan bisa dipromosikan dengan lebih profesional,” ungkapnya.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKNT UNDIP yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif dan lingkungan. Dengan adanya inovasi promosi melalui katalog, diharapkan kerajinan daur ulang dari Tugurejo dapat semakin dikenal dan memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan