Penerjunan Mahasiswa KKN-41 UPGPRIS di Desa Tlompakan Disambut Hangat Perangkat Desa
Tlompakan, 26 Agustus 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-41 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) resmi diterjunkan di Desa Tlompakan, Kabupaten Semarang. Acara penerjunan berlangsung di balai desa setempat dan dihadiri langsung oleh perangkat desa bersama mahasiswa peserta KKN.
Penerjunan ini menjadi momentum awal dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa di masyarakat. Melalui program KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu masyarakat desa, terutama dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan penerjunan dilaksanakan di Balai Desa Tlompakan, tempat berlangsungnya serah terima mahasiswa antara pihak kampus dengan perangkat desa. Balai desa dipilih sebagai lokasi utama karena merupakan pusat kegiatan pemerintahan desa sekaligus ruang pertemuan warga.
Acara resmi penerjunan mahasiswa KKN-41 UPGPRIS digelar pada Selasa, 26 Agustus 2025. Tanggal ini menjadi penanda dimulainya masa pengabdian mahasiswa yang akan berlangsung selama lebih dari satu bulan di Desa Tlompakan.
Program KKN dilaksanakan sebagai wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian masyarakat. Penerjunan mahasiswa di desa bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam bersosialisasi, mengidentifikasi permasalahan lokal, sekaligus menyusun solusi kreatif bersama masyarakat. Bagi desa, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan desa.
Acara penerjunan diawali dengan sambutan perangkat desa yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa. Dalam sambutannya, perangkat desa menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat agar kegiatan KKN berjalan lancar dan tepat sasaran.
Selanjutnya, mahasiswa KKN-41 memperkenalkan diri dan memaparkan rencana awal program kerja yang akan dilaksanakan, mulai dari pendampingan UMKM, kegiatan pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat di bidang teknologi informasi.
Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah masyarakat dan perangkat desa yang hadir, menandakan harapan besar akan manfaat nyata dari kegiatan ini.
Dengan dukungan penuh dari perangkat desa, mahasiswa KKN-41 UPGPRIS optimis dapat menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat Tlompakan. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara dunia akademik dengan masyarakat desa, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan desa.
Penerjunan ini bukan hanya menjadi awal kegiatan KKN, melainkan juga awal terbentuknya kolaborasi dan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengabdi dan belajar langsung dari masyarakat.
