Mahasiswa KKN-T Kemendiktisaintek Hadirkan Sign...

Mahasiswa KKN-T Kemendiktisaintek Hadirkan Signage Plang Arah Jalan di Dukuh Rembul dan Sibelis

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, BATANG — Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan aksesibilitas desa, mahasiswa Universitas Diponegoro, menggagas program “Pengadaan Signage Berupa Plang Arah Jalan di Dukuh Rembul dan Sibelis sebagai Sarana Penunjang Aksesibilitas dan Kemudahan Navigasi bagi Masyarakat.” Kegiatan ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro dalam skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025.

Program ini berangkat dari keresahan masyarakat Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang kerap mengalami kesulitan dalam memberikan petunjuk arah kepada pendatang. Melalui kegiatan survei lokasi, tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro mengidentifikasi titik-titik strategis di wilayah desa yang paling membutuhkan penunjuk jalan. Hasil survei tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk desain plang arah yang sederhana, informatif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan.

Setelah melalui proses perencanaan, plang arah jalan dipasang di sejumlah titik penting yang menghubungkan jalur utama menuju permukiman warga dan fasilitas publik di Dukuh Rembul serta Dukuh Sibelis. Kehadiran signage ini disambut antusias oleh masyarakat karena memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan sehari-hari, terutama bagi pendatang yang sebelumnya sering kesulitan mencari alamat di kawasan pedesaan.

Program ini tidak hanya menghadirkan penunjuk arah semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata ruang desa yang lebih tertib, ramah, dan inklusif.

“Signage ini diharapkan bisa mempermudah mobilitas semua pihak, baik warga lokal maupun tamu desa. Lebih dari itu, program ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik yang bermanfaat,” ujar Kanaya.

Ke depan, plang-plang tersebut akan dirawat secara mandiri oleh warga melalui budaya gotong royong, agar tetap terjaga fungsinya. Dengan adanya program ini, Dukuh Rembul dan Sibelis di Desa Tumbrep kini tidak hanya lebih mudah dinavigasi, tetapi juga menampilkan wajah desa yang lebih tertata, inklusif, dan terbuka bagi siapa saja yang berkunjung.

Sebagai penutup, tim pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang telah mendanai program ini sesuai kontrak pelaksanaan kegiatan :

  • Nomor: 062/C3/DT.05.00/PM/2025 (kontrak induk)
  • Nomor: 360-11/UN7.D2.1/PM/V/2025 (kontrak turunan)

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen pelaksana: Mj Rizqon Hasani, S.Hum., M.I.Kom. dan Dr. Adi Nugroho, M.Si. dari Universitas Diponegoro, serta Alfia Magfirona, S.T., M.T. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan