JATENGKU.COM, SEMARANG — Mahasiswa Tim KKN-T 104 Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan kegiatan demonstrasi dan sosialisasi bertajuk “Dari Desa untuk Negeri: Mahasiswa Undip Tawarkan Solusi Monitoring Air Budidaya Lele” di Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.
Bertempat di Balai RW 06, Saya Esti Vivi Christina Br Manulang dari Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, dan rekan Saya Devy Apriany Situmorang serta Muhammad Mumtazul Atqiya’ selaku Mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, kami mengedukasi inovasi teknologi sederhana untuk budidaya lele, di bawah bimbing dosen Riris Tiani, S.S., M.Hum. dan Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan berkelanjutan, kami memperkenalkan sistem aquaponik dan alat monitoring kualitas air yang mudah digunakan oleh warga.
Aquaponik kami pilih karena bisa menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem hemat air dan lahan. Kami juga melakukan demontrasi penggunaan alat ukur pH agar para pembudidaya bisa lebih memahami kondisi air kolam mereka secara akurat.

Warga terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terutama mereka yang memang sudah membudidayakan lele di rumah. “Dulu kami cuma mengandalkan perkiraan soal kualitas air, sekarang jadi tahu cara ngecek langsung, bahkan bisa sekalian tanam sayur,” kata Pak Budi, salah satu warga RW 06. Ibu Sari juga menambahkan bahwa “kegiatan seperti ini perlu sering dilakukan karena ilmunya bermanfaat dan bisa langsung diterapkan di kehidupan sehari-hari”.
Nggak cuma sosialisasi, kami juga ngajak warga buat praktek langsung bikin media aquaponik sederhana pakai barang-barang bekas seperti galon dan botol bekas. Kami dampingi proses instalasinya sambil jelasin cara perawatan agar mereka bisa terus menjalankan sistem ini meskipun kegiatan KKN kami nanti sudah selesai. Harapannya, program ini bisa bantu menciptakan kemandirian pangan skala rumah tangga di lingkungan mereka.
Lewat program ini, kami sebagai mahasiswa Undip berusaha membawa ilmu dari kampus ke masyarakat dengan cara yang nyata dan bisa langsung dipakai. Semangat “Dari Desa untuk Negeri” ini jadi bukti bahwa peran mahasiswa nggak cuma di kelas, tapi juga bisa berdampak langsung buat masyarakat, terutama dalam hal pangan, lingkungan, dan pemberdayaan warga sekitar.
Penulis: Esti Vivi Christina Br M











