JATENGKU.COM, PEKALONGAN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 15 Kelompok 2 Universitas Diponegoro menghadirkan inovasi pengolahan pangan lokal dengan menjadikan ikan lele sebagai bahan utama nugget bergizi.
Program ini dilaksanakan pada 3 Juli 2025 di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, yang merupakan salah satu desa binaan Undip tahun ini.
Berangkat dari potensi budidaya ikan lele yang cukup tinggi di desa tersebut, para mahasiswa melihat peluang untuk mengolah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi.
Nugget lele dipilih sebagai solusi karena mudah dibuat, digemari berbagai kalangan, dan memiliki nilai gizi yang tinggi.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada praktik produksi, tetapi juga dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa membimbing warga secara langsung dalam proses pembuatan, mulai dari pemilihan bahan baku segar, teknik penggilingan dan pencampuran adonan, pembentukan, pengukusan, penggorengan, hingga tahap akhir pengemasan yang bersih dan menarik.
Para ibu rumah tangga terlihat antusias mengikuti pelatihan. Mereka menilai, nugget lele bisa menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan dan mudah dijalankan.
Mahasiswa pun membuka ruang diskusi agar warga bisa bertanya langsung dan mencoba sendiri setiap tahapan produksi.
Selain pelatihan teknis, kegiatan juga dilengkapi dengan penyuluhan sederhana tentang strategi pemasaran. Mahasiswa menggandeng kelompok Ibu PKK Desa Rembun untuk bersama-sama menyusun rencana penjualan produk, termasuk pembuatan label kemasan, cara promosi melalui media sosial, hingga perhitungan harga jual yang menguntungkan.
Tidak berhenti di pelatihan saja, mahasiswa KKNT Tim 15 Kelompok 2 juga memberikan panduan pembuatan nugget, informasi nilai gizi ikan lele.
Program ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi masyarakat Desa Rembun dalam mengembangkan potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, warga didorong untuk menjadikan nugget lele sebagai produk unggulan desa yang mampu bersaing di pasar lokal hingga regional.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa Undip dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya mengabdi, tetapi juga menciptakan perubahan melalui inovasi yang aplikatif, berdaya guna, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Kelompok 2:
1. Abib Fajri (Agribisnis) 23020322140083
2. Ghaniy Mulki (Administrasi Bisnis) 14030122130063
3. Zakia Latifa (Ilmu Ekonomi) 12020122140197
4. Hilda Nuril Ghiny (Ilmu Pemerintahan) 14010122130064
5. Fazhira Shery Ramdani (Akutansi Perpajakan) 40011422650270
6. Amanda Herbudiarti (Manajemen) 12010122140297
7. Rizka Utami (Ilmu Pemerintahan) 14010122120016
Di bawah bimbingan:
– Riris Tiani, S.S, M.Hum.
– Fajrul Falah, S.Hum, M.Hum.
– Dr. Nailul Fauziyah, S.Psi., M.Psi.
Dikoordinasikan oleh:
Kelompok 2 dan Ibu PKK











