Dari Taman Biasa Jadi Community Hub, Mahasiswa ...

Dari Taman Biasa Jadi Community Hub, Mahasiswa KKN UNDIP TIM 87 Dorong Perencanaan & Pengembangan Transformasi Taman Kelinci Desa Tambakan

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Klaten – Upaya menghidupkan kembali potensi desa yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro Tahun Ajaran 2025/2026 di Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Melalui salah satu program kerja, mahasiswa lintas fakultas bersinergi menyusun rencana pengembangan Taman Kelinci Desa Tambakan agar bertransformasi menjadi community hub yang aktif, tertata, dan berkelanjutan.

Pengembangan Community Hub Taman Kelinci Desa Tambakan dirancang bukan sekadar sebagai penataan ruang publik, melainkan sebagai investasi sosial jangka panjang yang mampu menggerakkan aktivitas masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan. Community hub ini diposisikan sebagai ruang bersama yang inklusif, adaptif, dan produktif, yang menghubungkan fungsi rekreasi, edukasi, ekonomi, serta interaksi sosial dalam satu kawasan terpadu milik desa.

Berangkat dari potensi lahan desa yang telah dimiliki serta peran strategis Taman Kelinci sebagai aset desa, perancangan community hub ini disusun secara terencana dan bertahap. Pendekatan perencanaan tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik pembangunan, tetapi juga pada sistem pengelolaan, standar operasional, serta keberlanjutan fungsi jangka panjang. Dengan demikian, Taman Kelinci tidak hanya menjadi ruang yang menarik secara visual, tetapi juga memiliki daya hidup yang terus tumbuh bersama masyarakat.

Sebagai community hub, Taman Kelinci dirancang untuk menjadi pusat aktivitas warga—mulai dari ruang edukasi anak dan keluarga, lokasi kegiatan sosial dan budaya, hingga wadah pengembangan UMKM dan ekonomi desa. Aktivitas-aktivitas ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi lokal, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pengelola utama aset desa.

Dari Taman Biasa Jadi Community Hub, Mahasiswa KKN UNDIP TIM 87 Dorong Perencanaan & Pengembangan Transformasi Taman Kelinci Desa Tambakan
Perwakilan mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro menyerahkan dokumen rencana pengembangan dan linimasa pembangunan Community Hub Taman Kelinci kepada pihak Pemerintah Desa Tambakan.

Aspek keberlanjutan menjadi landasan utama dalam perancangan ini. Penyusunan linimasa pembangunan memungkinkan pemerintah desa melaksanakan pengembangan secara realistis sesuai kemampuan anggaran, tanpa mengorbankan kualitas dan arah visi jangka panjang. Penerapan standar pengelolaan, termasuk pengendalian material dan penataan ruang publik yang rapi serta bersih, dirancang untuk memastikan kawasan tetap terawat dan fungsional dalam jangka panjang.

Lebih dari itu, community hub ini dirancang sebagai ruang yang membangun rasa memiliki masyarakat. Keterlibatan warga dalam proses perencanaan dan pemanfaatan kawasan diharapkan mampu menumbuhkan tanggung jawab bersama dalam menjaga dan mengembangkan Taman Kelinci. Dengan pendekatan partisipatif ini, keberlanjutan tidak hanya bergantung pada program, tetapi juga pada komitmen kolektif masyarakat desa.

Melalui perancangan Community Hub Taman Kelinci, Pemerintah Desa Tambakan memiliki peluang untuk menghadirkan model pembangunan desa yang terintegrasi, berorientasi pada potensi lokal, serta berkelanjutan. Community hub ini diharapkan menjadi simbol kemajuan desa—sebuah ruang publik yang hidup, produktif, dan menjadi pusat tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Tambakan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan