JATENGKU.COM, GENTAN — Desa Gentan, dengan potensi pertanian yang melimpah, kini mendapat semangat baru melalui program kerja bertajuk BARATAN (Bawang Merah untuk Gentan). Program ini digagas oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University 2025 Desa Gentan yang berkolaborasi dengan Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 99 Universitas Diponegoro sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendorong praktik pertanian yang lebih cerdas dan berbasis data.

Program BARATAN diawali dengan kegiatan pemeriksaan pH tanah lahan persiapan bawang merah dan sawah yang dilaksanakan pada hari Jumat (4/7/2025). Sejumlah wilayah strategis menjadi sasaran utama, seperti Dukuh Pucangan, Nanggulan, Plosorejo, dan Bendo Dukuh. Tim KKN-T IPB turun langsung ke lahan uji coba penanaman bawang merah untuk mengambil sampel tanah dari area persawahan warga untuk dilakukan pengukuran tingkat keasaman (pH) tanah.

Pemeriksaan pH tanah ini menjadi langkah awal yang krusial karena tingkat keasaman tanah secara langsung mempengaruhi kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara. Ketika pH tanah berada pada tingkat yang ideal, pertumbuhan bawang merah dapat berlangsung secara optimal, sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen.

Sebagai tindak lanjut, pada hari Kamis (10/7/2025), diadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan pH meter kepada para petani setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis tentang pentingnya pH tanah serta keterampilan praktis dalam menggunakan alat pH meter secara langsung di lapangan.

Untuk mendukung keberlanjutan program, kegiatan ini ditutup dengan penyerahan alat pH meter kepada kelompok tani Desa Gentan. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada ketua kelompok tani sebagai wujud komitmen terhadap pertanian yang lebih mandiri dan berbasis data. Harapannya, pH meter tersebut dapat dimanfaatkan secara mandiri oleh petani guna menunjang praktik bertani yang lebih presisi dan berkelanjutan. Data hasil pengukuran ini selanjutnya dipresentasikan kepada kelompok tani dan BUMDes Desa Gentan sebagai pelaporan kondisi tanah.

Program BARATAN tidak hanya berfokus pada aspek teknis pemeriksaan tanah, tetapi juga menjadi jembatan sinergi antara ilmu pengetahuan dan kearifan lokal, antara mahasiswa dan petani, serta antara teori dan praktik di lapangan.

Dengan pendekatan yang partisipatif dan aplikatif, Tim KKN-T IPB 2025 Desa Gentan berharap program ini menjadi langkah awal menuju pertanian yang lebih adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi. BARATAN bukan sekadar nama, melainkan sebuah gerakan-gerakan menuju masa depan pertanian Desa Gentan yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Penulis: Tim KKN-T Inovasi IPB 2025 Desa Gentan

Dosen Pembimbing: Dr. drh. Diah Nugrahani Pristihadi, M.Si

Editor: Handayat