JATENGKU.COM, BATANG — Nafsa Bilqisthi, Mahasiswa Keperawatan Universitas Diponegoro (Undip), yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 50 melakukan edukasi terkait Pencegahan Penyakit Tidak Menular dan Cek Kesehatan kepada para peternak di Dusun Bringin, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang pada hari Rabu (23/7/2025)
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Dusun Bringin, khususnya para peternak dilingkungan sekitar. Program ini dirancang untuk menjangkau peternak secara langsung di rumah mereka sekaligus memberikan pemahaman terkait pola hidup sehat dan langkah pencegahan penyakit.
Program ini dimulai dengan kunjungan rumah ke rumah peternak untuk melakukan pemeriksaan kesehatan seperti berat badan, tekanan darah, dan kadar gula darah, serta identifikasi risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
Pendekatan door-to-door ini memungkinkan pemeriksaan yang menyeluruh dan memberikan kemudahan akses bagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan konvensional.

“Saya menggunakan metode kunjungan rumah ke rumah agar semua peternak dapat terjangkau, dan dengan cara ini pendekatan yang dilakukan bisa lebih personal dan interaktif,” ujar Nafsa.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, Nafsa juga memberikan edukasi kepada para peternak pada Rabu (23/7/2025) terkait upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM).
Edukasi tersebut difokuskan pada peningkatan pemahaman tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat untuk mencegah penyakit seperti diabetes melitus dan hipertensi, yang merupakan dua jenis PTM paling umum di masyarakat.
Pemaparan ini menggunakan media poster agar memudahkan peternak dalam menangkap materi yang diberikan. Edukasi berjalan dengan baik dan cukup interakatif. Pak Suti, salah satu peserta, mengaku terbantu dengan informasi yang telah diberikan.
“Saya jadi lebih paham bagaimana cara menjaga kesehatan dan mencegah penyakit seperti darah tinggi. Informasi seperti ini sangat bermanfaat bagi kami para peternak,” ujar Pak Suti.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para peternak akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular.
Inisiatif semacam ini bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan individu tetapi juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas peternakan melalui menjaga kesehatan para peternak dan hewan ternaknya.
Mahasiswa keperawatan diharapkan dapat berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif, yang memegang peranan penting dalam menanggulangi penyakit tidak menular sebagai salah satu tantangan kesehatan global.











