JATENGKU.COM, Desa Sumurjomblangbogo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja keilmuan berupa penyusunan dokumen Masterplan Persampahan sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan nomor 11 tentang permukiman yang berkelanjutan serta tujuan nomor 12 terkait pengelolaan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.

 

Program kerja tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah desa dalam menyusun perencanaan pengelolaan sampah yang terarah, sistematis, dan berbasis kondisi riil di lapangan. Dokumen masterplan persampahan diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah desa, mulai dari tahap pengurangan, pemilahan, pengumpulan, hingga pengolahan sampah secara berkelanjutan. Permasalahan persampahan masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan, terutama terkait kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Berdasarkan hasil observasi lapangan, sebagian warga masih menerapkan praktik pembakaran sampah sebagai metode utama dalam pengelolaan limbah rumah tangga, yang menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah yang ada belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Kondisi tersebut menegaskan perlunya perencanaan yang komprehensif agar pengelolaan sampah tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat diterapkan secara jangka panjang serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

 

Dalam penyusunan masterplan persampahan, mahasiswa KKN melakukan serangkaian kegiatan yang meliputi survei lapangan, observasi kondisi lingkungan, serta pengumpulan data mengenai volume dan jenis sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Data tersebut kemudian dianalisis untuk mengetahui pola timbulan sampah dan potensi pengelolaan yang dapat dikembangkan di tingkat desa. Selain itu, mahasiswa juga melakukan pemetaan sarana dan prasarana pendukung pengelolaan sampah, seperti lokasi bank sampah, tempat penampungan sementara, serta area yang berpotensi dikembangkan sebagai pusat pengolahan sampah berbasis masyarakat. Proses penyusunan dokumen masterplan dilengkapi dengan rekomendasi strategi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, termasuk penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R).

 

  1. Pelaksanaan program kerja diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa dan perangkat terkait guna memastikan kesesuaian data serta kebutuhan desa. Hasil penyusunan masterplan persampahan kemudian dirangkum dalam bentuk dokumen perencanaan yang memuat kondisi eksisting, permasalahan, potensi, serta arah pengembangan sistem persampahan Desa Sumurjomblangbogo. Luaran dari kegiatan ini berupa dokumen Masterplan Persampahan Desa yang telah diserahkan kepada pihak pemerintah desa. Dokumen tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan perencanaan pembangunan desa, acuan dalam pengajuan program lingkungan, serta sebagai dasar pengambilan kebijakan terkait pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP berupaya mendorong terwujudnya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan tertata, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. 

Editor: Handayat

Tag