Karya Taruna oleh KKN-T IPB University 2025 Men...

Karya Taruna oleh KKN-T IPB University 2025 Mengundang Antusias Karang Taruna Desa Mertan

Ukuran Teks:

Mahasiswa KKN-T IPB University yang ditempatkan di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, telah menyelenggarakan sebuah program kerja dengan judul “Karya Taruna” pada tanggal 14 Juli 2025. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda desa, khususnya anggota karang taruna yang berperan penting dalam menggerakkan kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya di lingkungannya.

Kegiatan “Karya Taruna” dirancang sebagai wadah pembelajaran bersama antara mahasiswa KKN-T dan karang taruna Desa Mertan. Dari total 11 karang taruna yang ada, tercatat 8 kelompok hadir dan mengikuti jalannya kegiatan. Meskipun tidak semua karang taruna dapat berpartisipasi, antusiasme peserta yang hadir cukup tinggi dan terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti materi yang disampaikan.

Karya Taruna oleh KKN-T IPB University 2025 Mengundang Antusias Karang Taruna Desa Mertan

Sasaran utama dari program ini adalah memberikan bekal keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Hal ini sejalan dengan tujuan KKN-T yang tidak hanya berfokus pada pengabdian, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat agar mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Materi yang diberikan dalam program “Karya Taruna” meliputi tiga hal utama, yaitu fotografi, penggunaan aplikasi Canva, serta pemanfaatan media sosial agar karang taruna Desa Mertan dapat dikenal lebih jauh. Ketiga materi ini dipilih karena dinilai mampu meningkatkan kapasitas kreatif sekaligus membuka peluang baru bagi para anggota karang taruna, baik dalam hal promosi kegiatan desa maupun pengembangan usaha kreatif yang dapat menopang perekonomian masyarakat.

Sesi pertama mengenai fotografi memberikan pemahaman dasar tentang teknik pengambilan gambar yang baik, pencahayaan, serta komposisi foto. Materi ini penting karena fotografi kini tidak hanya menjadi media dokumentasi, tetapi juga alat komunikasi visual yang efektif untuk memperkenalkan potensi desa maupun kegiatan karang taruna kepada masyarakat luas.

Materi kedua membahas tentang pemanfaatan media sosial secara produktif. Karang taruna diberikan wawasan mengenai strategi penggunaan media sosial, mulai dari pemilihan platform yang tepat, cara membangun citra positif, hingga teknik menyusun konten kreatif yang mampu menarik perhatian publik. Melalui materi ini, diharapkan generasi muda Desa Mertan dapat memanfaatkan media sosial tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana pengembangan diri dan pemberdayaan masyarakat.

Sesi ketiga berfokus pada penggunaan aplikasi Canva, sebuah platform desain grafis yang populer dan mudah diakses. Peserta diperkenalkan pada cara membuat poster, pamflet, hingga konten visual menarik untuk kebutuhan publikasi. Keterampilan ini diharapkan dapat membantu karang taruna dalam merancang media promosi acara atau produk lokal desa dengan tampilan yang lebih profesional.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN-T IPB University tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mengajak peserta untuk terlibat dalam praktik langsung. Pendekatan interaktif ini membuat suasana kegiatan lebih hidup dan mendorong peserta untuk berani mencoba serta mengasah kreativitas mereka.

Melalui program kerja “Karya Taruna”, mahasiswa KKN-T berharap karang taruna Desa Mertan semakin termotivasi untuk berperan aktif dalam pembangunan desa. Dengan bekal keterampilan fotografi, desain grafis, dan pengelolaan media sosial, diharapkan karang taruna mampu mengembangkan program-program kreatif yang berdampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan pemberdayaan yang berkelanjutan. “Karya Taruna” tidak hanya meninggalkan pengalaman baru bagi para peserta, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa pemuda desa memiliki peran strategis sebagai motor penggerak kemajuan, baik di tingkat lokal maupun di masa depan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan