JATENGKU.COM, SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menggelar program sosialisasi pengenalan budidaya microgreens kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di RW 02, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kabupaten Semarang, Jumat (1/8/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan baru kepada masyarakat, khususnya anggota KWT, mengenai teknik budidaya microgreens yang mudah, hemat lahan, dan bernilai gizi tinggi untuk mendukung terwujudnya generasi sehat.
Microgreens merupakan sayuran mini yang dipanen pada usia 7–14 hari setelah tanam. Tanaman ini memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan sayuran dewasa, serta dapat dibudidayakan di lahan sempit menggunakan media sederhana seperti nampan atau tray.
Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan penyampaian materi oleh mahasiswa KKN mengenai pengertian microgreens, manfaat kesehatan, keunggulan, serta teknik budidaya sederhana yang dapat dilakukan di rumah. Kemudian pemberian contoh sampel microgreens tanaman bayam yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Budidaya microgreens sangat cocok untuk ibu-ibu rumah tangga karena tidak memerlukan lahan luas dan dapat menjadi usaha penyediaan pangan dengan nilai gizi yang tinggi untuk mewujudkan generasi sehat,” ujar Nabila, salah satu anggota tim KKN.
Para anggota KWT terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya tentang jenis tanaman yang cocok, cara budidayanya yang sederhana, serta keunggulan dari microgreens yang telah dibudidayakan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya microgreens sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan gizi dengan bahan pangan lokal yang mudah dibudidayakan .
Dengan adanya sosialisasi ini, kelompok KKN berharap ilmu yang diberikan dapat diaplikasikan oleh masyarakat dan menjadi salah satu inovasi pertanian sederhana yang ramah lingkungan.
