Kenalkan Budaya Jepang, Mahasiswa KKN Undip Tim...

Kenalkan Budaya Jepang, Mahasiswa KKN Undip Tim 68 Desa Jolosekti Edukasi Anak Sekolah Mengenai Huruf Jepang dan Konsep Berhemat Kakeibo

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tahun 2026 dengan pelaksanaan di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pengenalan huruf Jepang dan budaya Kakeibo.

Dalam rangka mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 68 Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2026 di Desa Jolosekti melaksanakan program edukatif yang menyasar generasi muda. Program bertajuk “Pengenalan Huruf Jepang dan Budaya Kakeibo” ini berhasil dilaksanakan dengan antusiasme tinggi dari anak-anak sekolah dasar setempat.

Kegiatan program kerja ini dilaksanakan oleh Muhammad Hermawan Sugiarto, yang merupakan mahasiswa Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja KKN yang bertujuan untuk memberi edukasi mengenai budaya Jepang yang sedang trend di era sekarang ini. Melalui pengenalan huruf jepang, menjadi awal perjalanan untuk memahami budaya Jepang tersebut.

Dalam kegiatan Program kerja ini, dirancang dengan dua tujuan utama. Pertama, membuka wawasan anak-anak terhadap bahasa dan budaya asing, khususnya Jepang, sebagai jendela pengetahuan global. Pengenalan huruf (Hiragana,Katakana, & Kanji) ditujukan untuk merangsang minat belajar bahasa dan mengenal sistem tulisan yang berbeda.

Kedua, dan yang tidak kalah penting, kami ingin memperkenalkan nilai universal dari filosofi Jepang, yaitu Kakeibo. Kakeibo adalah konsep yang mendalam tentang menghargai mengelola keuangan, menghindari pemborosan, dan memanfaatkannya dengan penuh kesadaran. Nilai ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks membangun karakter hemat, bersyukur, dan menghargai setiap pundi-pundi rupiah yang keluar.

Kegiatan dilaksanakan secara langsung di Sekolah Dasa Jolosekti dengan pemberian materi dengan bahan ajar berupa Power Point yang digunakan, sehingga edukasi ini dapat dipahami & dipraktikkan di dalam kelas

Dalam kegiatan edukasi ini dilakukan dengan huruf Hiragana,Katakana & Kanji. Metode pembelajaran dibuat menyenangkan melalui kuis tebak gambar, menulis huruf sederhana di papan tulis dengan penuh kegembiraan. Suasana riuh rendah penuh tawa mewarnai sesi ini ketika anak-anak mencoba melafalkan kosakata sederhana seperti “arigatou” (terima kasih) “ame” (hujan) atau “neko” (Kucing)

Kenalkan Budaya Jepang, Mahasiswa KKN Undip Tim 68 Desa Jolosekti Edukasi Anak Sekolah Mengenai Huruf Jepang dan Konsep Berhemat Kakeibo

Kemudian, Muhammad Hermawan Sugiarto selaku mahasiswa yang membawakan materi menjelaskan bahwa mengenalkan Kakeibo (家計簿), sebuah metode mencatat keuangan tradisional Jepang yang terkenal akan kesederhanaan dan efektivitasnya. Ini merupakan inti dari sosialisasi.

Peserta diajak memahami filosofi di balik Kakeibo, yang menekankan pada kesadaran penuh (mindfulness) setiap kali mengeluarkan uang. Metode Kakeibo bukan sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi lebih pada filosofi mengelola uang dengan tujuan hidup yang lebih bermakna. Metode ini mendorong introspeksi dan kesadaran penuh (mindfulness) atas setiap pundi-pundi rupiah yang keluar.

Kepala Sekolah dan Perangkat Desa Jolosekti mengapresiasi terkait kegiatan sosialisasi tersebut, dilihat bahwa Desa Jolosekti memiliki perkembangan dan sambutan sangat baik dalam menerima edukasi sosialisasi ini. Antusiasme tinggi ditunjukkan peserta. Awalnya cuma penasaran sama huruf Jepang, ternyata dapat ilmu yang sangat berguna. Metode Kakeibo ini sistematis namun tidak rumit, cocok untuk usia mereka. Penulis berharap ini bisa menjadi kebiasaan baru yang positif.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan