JATENGKU.COM, SEMARANG — Program pemberdayaan UMKM berbasis kesehatan dan nutrisi terus dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 2025. Mengusung tema “SEHAT” (Sertifikasi, Ekonomi, Halal, Ayam, Tembalang), program ini menempatkan pendampingan sertifikasi halal dan peningkatan kualitas gizi produk pangan sebagai fokus utamanya.

Najmah Rizqia Muliani, mahasiswa Fakultas Kedokteran Program Studi Gizi UNDIP yang tergabung dalam Tim KKN-T 131, melaksanakan serangkaian kegiatan pemberdayaan di UMKM Happy Juice (Jasuke and Juice), sebuah usaha minuman sehat yang berlokasi di kawasan Tembalang, Kota Semarang.

Guna mendukung peningkatan kualitas dan daya saing usaha, Najmah merancang dua program utama berbasis keilmuan gizi dan komunikasi, yaitu:

  1. Program Edukasi Gizi dan Higiene Sanitasi untuk Pedagang
  2. Pengembangan Identitas Visual dan Strategi Branding UMKM Edukasi Gizi Seimbang untuk Peningkatan Kualitas Produk

Pada Senin, 1 Juli 2025, kegiatan edukasi gizi dilaksanakan melalui penyuluhan gizi seimbang kepada pemilik dan karyawan Happy Juice. Berdasarkan hasil observasi awal, banyak pedagang kaki lima belum memahami pentingnya komposisi gizi dalam produk minuman yang dijual.

Program ini mencakup pengenalan tumpeng gizi seimbang melalui poster visual yang mudah dipahami, pemberian contoh menu bergizi dengan bahan terjangkau, serta edukasi tentang kandungan vitamin dan mineral dalam berbagai buah-buahan yang digunakan dalam produk jus.

“Kami ingin memastikan pedagang tidak hanya menjual produk yang enak, tetapi juga bergizi dan bermanfaat bagi kesehatan konsumen,” jelas Najmah saat memberikan penyuluhan.

Penerapan Higiene Sanitasi untuk Keamanan Pangan

Pada Rabu, 3 Juli 2025, program dilanjutkan dengan penyuluhan higiene sanitasi

yang menampilkan poster edukatif tentang:

  • Kebersihan personal pedagang (cuci tangan, pakaian bersih, penggunaan celemek)
  • Sanitasi lingkungan berjualan yang optimal
  • Teknik penyimpanan bahan makanan yang tepat
  • Pencegahan kontaminasi silang dalam proses produksi

Kegiatan ini dilakukan dengan metode diskusi kelompok kecil di lokasi berjualan dengan jadwal fleksibel sesuai waktu luang pedagang. Poster-poster kecil juga diberikan sebagai pengingat yang dapat dibawa pulang.

Inovasi Branding dan Identitas Visual

Kemudian, pada Jumat, 5 Juli 2025, Najmah mengimplementasikan program pengembangan identitas visual yang menarik untuk meningkatkan daya tarik produk Happy Juice. Program ini mencakup:

  • Workshop desain partisipatif untuk menciptakan logo dan kemasan yang eye-catching
  • Pelatihan teknik branding dengan focus pada pemilihan warna kontras dan tipografi yang mudah dibaca
  • Pendampingan strategi branding yang efektif berupa pembuatan nama dagang memorable dan slogan catchy

Melalui pendekatan praktis, pemilik usaha diajak langsung membuat template desain sederhana yang dapat dimodifikasi sesuai jenis produk yang dijual.

Program ini mendapat sambutan antusias dari pemilik Happy Juice. “Sekarang saya lebih paham tentang kandungan gizi dalam jus yang saya jual, dan juga cara menjaga kebersihan produk. Desain kemasan baru juga membuat produk saya lebih menarik di mata pelanggan,” ujar pemilik usaha.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan tentang konsep gizi seimbang dan praktik higiene sanitasi. Pedagang juga berhasil mengimplementasikan praktik cuci tangan rutin dan penggunaan celemek, serta menunjukkan kesadaran lebih tinggi dalam penyimpanan bahan makanan.

Program KKN-T SEHAT merupakan wujud pengabdian mahasiswa UNDIP yang fokus pada pemberdayaan UMKM lokal melalui pendekatan multidisiplin kesehatan dan gizi. Program Edukasi Gizi dan Higiene Sanitasi menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan UMKM pangan menuju sertifikasi halal, karena aspek kebersihan dan kualitas gizi merupakan persyaratan utama dalam proses sertifikasi.

Sementara itu, Program Pengembangan Identitas Visual dan Branding dirancang untuk meningkatkan daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif. Kedua program ini saling melengkapi dalam menciptakan UMKM yang tidak hanya sehat dan aman konsumsi, tetapi juga memiliki identitas yang kuat dan menarik bagi konsumen.

Melalui kolaborasi lintas bidang ilmu, KKN-T SEHAT hadir sebagai solusi komprehensif untuk menciptakan UMKM pangan yang berkualitas, berstandar, dan siap berkompetisi di pasar yang

Penulis: Najmah Rizqia Muliani, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gizi UNDIP — KKN-T 131 SEHAT

Editor: Handayat