JATENGKU.COM, Semarang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan program peremajaan gapura kampung di RT 8 RW 1 Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik lingkungan, tetapi juga berkontribusi dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan masyarakat.
Program peremajaan gapura kampung dilakukan melalui kegiatan pengecatan ulang dan pembenahan struktur gapura sebagai identitas lingkungan RT 8 RW 1. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UPGRIS secara aktif mengelola pengadaan barang dan perlengkapan kegiatan, seperti cat, kuas, dan alat pendukung lainnya, dengan melibatkan pelaku usaha dan toko bangunan di sekitar wilayah Karangroto.

Koordinator mahasiswa KKN UPGRIS menjelaskan bahwa pemilihan pengadaan barang dari lingkungan sekitar merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal. “Kami ingin kegiatan KKN ini memberikan dampak ekonomi langsung, sehingga perputaran uang tetap berada di lingkungan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain pengadaan material, kegiatan ini juga mendorong aktivitas ekonomi warga melalui penyediaan konsumsi. Mahasiswa KKN UPGRIS membeli makanan dan minuman dari warga setempat sebagai suguhan bagi masyarakat yang turut membantu proses pengecatan gapura. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap usaha kecil dan mikro di lingkungan RT 8 RW 1.

Pelaksanaan pengecatan gapura dilakukan secara gotong royong antara mahasiswa KKN UPGRIS dan warga. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif warga dalam membantu proses pengerjaan hingga selesai. Gapura yang telah diperbarui kini tampak lebih rapi, bersih, dan representatif sebagai pintu masuk kampung.










