JATENGKU.COM, Semarang — Pada Minggu pagi, 8 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, mahasiswa dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang pendidikan dan kreativitas digital. Kegiatan ini diselenggarakan di lingkungan RT 10 RW 02, Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, dan dihadiri oleh ibu-ibu warga setempat yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal kegiatan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, terutama dalam memahami perkembangan teknologi AI yang saat ini berkembang pesat. Dalam pemaparannya, perwakilan mahasiswa UPGRIS, Angga Jaka, menjelaskan secara sistematis mengenai konsep dasar Artificial Intelligence, sekaligus memberikan contoh penerapannya dalam mengedit foto dan video secara praktis dan efisien.

Melalui demonstrasi langsung, peserta diperlihatkan bagaimana AI dapat membantu meningkatkan kualitas visual foto, memperbaiki pencahayaan, menyesuaikan warna, serta menambahkan elemen kreatif tanpa memerlukan keterampilan teknis yang kompleks. Selain itu, peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan AI dalam pengolahan video, seperti penambahan teks otomatis, pemotongan klip secara cerdas, serta peningkatan kualitas suara dan gambar. Penjelasan ini memberikan wawasan bahwa teknologi AI bukan hanya milik kalangan profesional, tetapi dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Tidak hanya berfokus pada aspek kreativitas digital, materi sosialisasi juga menekankan fungsi AI sebagai sarana pendukung pembelajaran. Angga Jaka memaparkan bagaimana AI dapat digunakan untuk membantu mencari referensi jawaban soal, memahami materi pelajaran, hingga menjelaskan konsep-konsep akademik secara lebih sederhana. Namun demikian, ia juga menegaskan pentingnya penggunaan AI secara bijak dan bertanggung jawab, yaitu sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai sarana untuk melakukan kecurangan akademik.

Peserta yang didominasi oleh ibu-ibu menunjukkan perhatian dan ketertarikan yang besar terhadap materi yang disampaikan. Beberapa di antaranya aktif mengajukan pertanyaan terkait cara penggunaan aplikasi AI yang aman bagi anak-anak serta bagaimana mengawasi penggunaan teknologi tersebut di rumah. Diskusi yang berlangsung interaktif ini menunjukkan bahwa literasi digital menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Dokumentasi Pribadi Pelaksanaan Sosialisasi.

Secara edukatif, kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap transformasi digital di era modern. Sosialisasi ini tidak hanya memperkenalkan teknologi baru, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan teknologi oleh anak-anak. Dengan demikian, AI diposisikan sebagai instrumen pendukung pendidikan yang mampu memperluas akses informasi, meningkatkan kreativitas, serta memperkaya metode pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UPGRIS Semarang berharap masyarakat RT 10 RW 02 Karangroto dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mampu memanfaatkan AI secara produktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah konkret dalam menjembatani dunia akademik dengan masyarakat, khususnya dalam membangun budaya literasi digital yang berkelanjutan.

Editor: Handayat

Tag