Mahasiswa KKN IDBU 22 UNDIP Edukasi Wali Murid ...

Mahasiswa KKN IDBU 22 UNDIP Edukasi Wali Murid PAUD Mekar Jaya tentang Pola Asuh Positif

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SEMARANG – Salah satu mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim IDBU 22 Universitas Diponegoro melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa edukasi pola asuh positif bagi wali murid di POS PAUD Mekar Jaya, Desa Jurang Blimbing, Kecamatan Tembalang pada Jumat (8/8/2025).

Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu orang tua memahami peran penting mereka dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai empat gaya pengasuhan menurut Diana Baumrind, yaitu otoritatif, otoriter, permisif, dan neglectful. Peserta juga diajak untuk mengenali ciri-ciri, contoh penerapan, serta dampak dari setiap pola asuh terhadap perkembangan anak.

Ditekankan bahwa pola asuh otoritatif merupakan bentuk pengasuhan yang paling seimbang karena menggabungkan kedisiplinan dengan kehangatan.

Mahasiswa KKN IDBU 22 UNDIP Edukasi Wali Murid PAUD Mekar Jaya tentang Pola Asuh Positif
Mahasiswa KKN Undip Tim IDBU 22 memaparkan materi tentang empat gaya pengasuhan anak kepada wali murid di POS PAUD Mekar Jaya, Jurang Blimbing, Semarang.

Selain itu, disampaikan juga pentingnya memenuhi kebutuhan dasar anak usia dini, mulai dari kasih sayang yang konsisten, aturan yang jelas, tetapi tetaplembut, hingga dukungan belajar melalui permainan. Konsep disiplin positif menjadi salah satu topik yang menarik perhatian, karena menekankan bahwa anak dapat dibentuk menjadi disiplin tanpa perlu adanya hukuman keras.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, praktik sederhana, dan diakhiri dengan wawancara singkat untuk mengetahui pemahaman peserta. Hasilnya, sebagian besar wali murid mengaku memperoleh wawasan baru, khususnya dalam membedakan disiplin dengan hukuman serta pentingnya memberi teladan positif bagi anak di rumah.

Program ini menunjukkan bagaimana kegiatan KKN dapat memberi manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi orang tua. Mahasiswa pelaksana berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kali pertemuan, melainkan dapat berkembang menjadi program pendampingan rutin di PAUD Mekar Jaya agar pengasuhan positif semakin konsisten diterapkan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan