Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, khususnya tanaman tembakau. Potensi ini kini semakin dikenal berkat inisiatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 76 Universitas Diponegoro yang melaksanakan program pengabdian masyarakat di desa tersebut. Salah satu program unggulan mereka adalah pembuatan dan penyebaran leaflet informatif yang menampilkan potensi tembakau serta profil Desa Kebonagung.
Leaflet tersebut ditempatkan di balai desa sebagai pusat informasi masyarakat. Desainnya dibuat menarik dan mudah dipahami, memuat profil desa, sejarah singkat, kondisi geografis, hingga potensi unggulan yang dimiliki Kebonagung. Fokus utama leaflet adalah tumbuhan tembakau yang selama ini menjadi komoditas penting bagi perekonomian masyarakat setempat. Dengan adanya media promosi ini, diharapkan para tamu, wisatawan, maupun pihak luar yang berkunjung ke desa dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai potensi desa.
Program ini digagas oleh Christian Adventus Sihite, mahasiswa Program S1 Administrasi Bisnis Undip yang tergabung dalam KKNT Tim 76. Menurut Tian, keberadaan leaflet menjadi salah satu bentuk branding desa yang sederhana namun efektif. “Leaflet ini bisa menjadi jendela informasi sehingga Desa Kebonagung lebih dikenal luas dan membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, baik pertanian, ekonomi, maupun wisata,” ujarnya.
Selain memperkenalkan potensi desa, program ini juga bertujuan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Leaflet bukan hanya menjadi media promosi, tetapi juga bagian dari strategi pemasaran desa secara berkelanjutan. Melalui informasi yang dikemas secara menarik, masyarakat diharapkan mampu melihat peluang baru untuk mengembangkan potensi tembakau tidak hanya sebagai bahan baku, tetapi juga untuk produk turunan yang bernilai ekonomi lebih tinggi.
Masyarakat sekitar juga merespons positif program yang dilaksanakan mahasiswa. Banyak warga yang berharap leaflet ini dapat menjadi awal dari promosi yang lebih besar, seperti pemasaran digital melalui media sosial, website desa, hingga kerja sama dengan pihak swasta. Dengan demikian, Desa Kebonagung tidak hanya dikenal sebagai sentra tembakau, tetapi juga memiliki daya tarik yang lebih luas untuk sektor wisata dan ekonomi kreatif.
Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa Undip KKNT Tim 76 berupaya meninggalkan jejak nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Leaflet yang sederhana namun sarat informasi ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi Desa Kebonagung untuk semakin maju dan mampu bersaing dalam mengembangkan potensi lokalnya.











