Mahasiswa KKN-T IDBU 94 Universitas Diponegoro ...

Mahasiswa KKN-T IDBU 94 Universitas Diponegoro 2025 Ciptakan Alat Pengendali Suhu Pintar untuk Kegiatan Edukasi dan Kreativitas Anak di SDN 02 Pungsari

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SRAGENPembelajaran sains di sekolah dasar seringkali menghadapi tantangan dalam menyajikan materi yang menarik dan mudah dipahami siswa. Metode konvensional yang terkadang hanya mengandalkan teori dirasa kurang efektif dalam hal membangun pemahaman konsep dasar sains, khusus nya tentang suhu dan perubahan wujud zat.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap isu tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) TIM II IDBU 94 Universitas Diponegoro 2025 merancang dan menerapkan alat pengendali suhu pintar yang dapat digunakan untuk berbagai experimen sains sederhana dengan cara yang asyik dan menyenangkan. Alat ini tersusun atas mikrokontroler sebagai otak kecil yang bekerja untuk mengendalikan sistem alat bernama ESP8266 dan sensor suhu bernama DS18B20 serta pelampung air atau float switch.

Praktik menggunakan alat ini dilaksanakan di SDN 02 Pungsari, Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen pada 11/08/2025 yang dihadiri oleh anak-anak SD kelas 3 SD sampai 6 SD yang didampingi Tim KKN serta guru pendamping.

Cara kerja alat pengendali suhu ini cukup sederhana, yaitu saat air dipanaskan sensor dapat mendeteksi suhu air yang angkanya akan ditampilkan pada layar LCD dan juga bisa dilihat langsung melalui Hp di web. Kemudian pelampung air atau float switch akan memberi tahu kalau air sudah habis atau perlu ditambah, dengan berbunyinya buzzer kecil yang terhubung.

Alat ini cocok untuk percobaan IPA sederhana di sekolah seperti melihat suhu air saat dipanaskan dan bagaimana air berubah menjadi uap. Belajar grafik naik turunnya angka suhu yang dicatat dan gambar grafiknya, bisa juga digunakan dalam kegiatan kerajinan seni seperti pembuatan pewarna alami dari bunga/atau daun dengan air panas/hangat. Penerapan penggunaan alat ini juga cocok sebagai bagian dari pembelajaran penerapan teknologi yang di mana anak-anak bisa paham terkait cara kerja sensor dan bagaimana Hp bisa dipakai untuk mengendalikan alat.

Teknologi sederhana melalui alat ini diharapkan mudah dipahami oleh anak-anak SD, seperti yang dikatakan oleh pembuat alat, Akbar Novriza, “Saya membuat alat ini supaya adik-adik paham bahwa teknologi tidak terlalu sulit. Sensor kecil bisa membaca suhu air, lalu ditampilkan di layar dan HP. Dengan begitu, belajar sains jadi lebih seru dan mudah dipahami.”

Harapannya, alat ini bisa media pembelajaran yang seru, menyenangkan, dan edukatif bagi anak-anak sekolah dasar. Dengan teknologi sederhana yang dapat dikendalikan melalui Hp, siswa bisa belajar bahwa sains dan teknologi bisa dipakai untuk membantu kehidupan sehari-hari.

Penulis: Keisya Intan, Akbar Novriza, Yufa Artika Dewi

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan