JATENGKU.COM, Boyolali — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tim 34 melaksanakan kegiatan pendampingan terhadap Ibu Sumiyati selaku pemilik UMKM Kumala Snack dalam membantu pemasaran UMKM Kumala Snack dengan memberikan inovasi guna meningkatkan jangkauan serta digitalisasi pemasaran. Kegiatan ini dilaksanakan secara kontinu, dimulai dari tanggal 12 Januari 2026 hingga tanggal 31 Januari 2026.
Program ini dilaksanakan oleh beberapa mahasiswa KKN-T dari kelompok yang bertanggung jawab dalam aspek jangkauan dan digitalisasi pemasaran, yang meliputi Hourissa Zukhrufiana, Muhammad Lazuardi, Faizal Adi Purwoko, Arinda Elisyana, Kiara Najmaprilia Lestari, Nadia SekarAyu Husni, Diana Sandela Monives, Amanda Nathalia, T. Abrina, dan Farras Rizky Zainadi.
Pendampingan terhadap Ibu Sumiyati diawali dengan melakukan sosialisasi terlebih dahulu untuk mengurangi kekurangan selama masa keberlangsungan UMKM Kumala Snack khususnya dalam pemasaran, langkah selanjutnya melakukan inovasi yang relevan dengan pemasaran serta ilmu jurusan masing-masing mahasiswa KKN-T.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan latar belakang yang dialami Ibu Sumiyati, di mana terdapat kendala yang dapat beralih ke pemasaran digital (digital marketing) yang berdampak pada jangkauan pemasaran menjadi terbatas, pernyataan tersebut didukung oleh Ibu Sumiyati yang menyatakan bahwa “Selama ini UMKM Kumala Snack hanya dapat beroperasi jika terdapat pesanan melalui WhatsApp. Sebelumnya juga terdapat mahasiswa KKN yang membantu proses pemasaran Kumala Snack, namun belum menghasilkan peningkatan secara signifikan”.




Melalui pendampingan ini, mahasiswa KKN-T memberikan pemahaman mengenai pemasaran yang mampu menyelesaikan kendala dari UMKM Kumala Snack. Proses ini diawali dengan pendampingan menuju pemasaran konvensional beralih menjadi digital marketing yang didampingi oleh Faizal Adi Purwoko, Fakultas Teknik yang membantu Ibu Sumiyati dengan mengusungkan pembuatan serta perancangan websiteE-Commerce yang menghubungkan katalog produk langsung ke WhatsApp, Shopee, dan TikTok.
Program tersebut didukung oleh Arinda Elisyana, dari Fakultas Teknik yang berfokus pada optimalisasi toko di marketplace Shopee, serta T. Abrina, Fakultas Teknik yang melakukan branding online melalui konten kreatif di TikTok untuk menjangkau pasar anak muda. Di sisi manajemen media sosial, Muhammad Lazuardi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis dengan memberikan edukasi pengelolaan akun Instagram bisnis serta pembuatan buku panduan (guide book) agar pemilik usaha dapat mengelola promosi secara mandiri dan berkelanjutan.



Di sisi lain, terdapat juga penentuan strategi yang dapat meningkatkan potensi pemasaran dengan memanfaatkan data spasial yang akurat sebagai strategi pendukung dalam memperluas pemasaran. Strategi ini dilakukan oleh Hourisa Zukhrufiana, dari Fakultas Teknik yang melakukan analisis jangkauan pemasaran untuk mengidentifikasi wilayah dominan tunai (cash dominant) dan non-tunai, sekaligus menginisiasi integrasi pembayaran QRIS.
Sementara itu, Diana Sandela, Fakultas Teknik turut menyusun peta infografis yang memvisualisasikan tiga titik lokasi penjualan dan rute distribusi. Melengkapi data tersebut, Farras Rizky Zainadi, Fakultas Teknik juga membantu memetakan sebaran konsumen produk unggulan seperti Pie Susu dan Onde-Onde, serta mendokumentasikan sejarah berdirinya UMKM Kumala Snack sebagai materi branding sekaligus memperkuat identitas UMKM.



Sementara itu, terdapat juga penguatan kualitas, legalitas, serta pelayanan untuk menjamin kepercayaan konsumen di pasar digital, aspek kualitas dan perlindungan hukum menjadi prioritas. Amanda Nathalia, Fakultas Teknik yang bertanggung jawab dalam mendampingi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta higiene dalam proses produksi. Hal ini bertujuan agar visualisasi produk yang ditampilkan di media sosial tampak higienis dan menarik, sehingga meningkatkan kepercayaan (trust) pembeli.
Selain itu, Nadia SekarAyu Husni, Fakultas Hukum juga memberikan pendampingan penyusunan dokumen legalitas usaha digital, termasuk syarat dan ketentuan (Terms & Conditions) serta kebijakan pengembalian barang, guna meminimalisir sengketa dagang. Terakhir, terdapat sentuhan budaya dihadirkan oleh Kiara Najmaprilia Lestari, Fakultas Ilmu Budaya yang menerapkan konsep Omotenashi (keramahtamahan sepenuh hati) dalam pelayanan pelanggan dan hybrid marketing melalui penyebaran brosur kreatif di berbagai event seperti Car Free Day ataupun acara-acara khusus.
Sebagai luaran dari kegiatan ini, mahasiswa KKN-T menyalurkan inovasi melalui poster, booklet, serta guide book, yang diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan hingga kegiatan KKN berakhir.

Ibu Sumiyati selaku pemilik UMKM Kumala Snack memberikan apresiasi atas pendampingan yang telah diberikan dan menyampaikan bahwa kegiatan KKN ini sangat membantu dalam proses meningkatkan jangkauan pemasaran serta mempermudah proses pemasaran baik secara offline ataupun online. “Saya mengucapkan terima kasih banyak buat kakak-kakak mahasiswa yang mencoba membantu Ibu, mungkin ini salah satu rezeki dari Allah dalam melancarkan pemasaran Kumala Snack melalui kegiatan KKN di sini” Ujar Ibu Sumiyati.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya memperluas pasar Kumala Snack secara instan, namun juga memberikan pondasi yang kuat bagi UMKM Kumala Snack untuk tumbuh menjadi usaha yang modern, legal, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.








