Mahasiswa KKN-T UNDIP Gelar Edukasi Produksi da...

Mahasiswa KKN-T UNDIP Gelar Edukasi Produksi dan Komposisi Sehat bagi UMKM Pangan di Kelurahan Karangsari

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, KENDAL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T), Jurusan Kedokteran, Universitas Diponegoro melaksanakan program edukasi bertajuk “Produksi dan Komposisi Sehat untuk UMKM Pangan” di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal. Program ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM pangan mengenai praktik produksi yang aman serta komposisi makanan yang sesuai standar kesehatan.

Kegiatan diawali dengan pemberian kuesioner kepada pelaku UMKM guna memetakan kondisi awal. Kuesioner tersebut mencakup aspek proses produksi seperti kebersihan lokasi, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta komposisi bahan pangan yang meliputi kadar gula, garam, dan lemak (GGL). Selain itu, juga ditanyakan mengenai penggunaan bahan tambahan pangan, kelengkapan label, pengetahuan terkait kesehatan pangan, serta kesediaan pelaku usaha untuk mengikuti program lanjutan.

Berdasarkan hasil survey awal, masih ditemukan beberapa UMKM yang belum memperhatikan batas GGL sesuai rekomendasi kesehatan dan belum sepenuhnya memahami pentingnya label pangan sebagai informasi konsumen. Oleh karena itu, mahasiswa menyampaikan materi edukasi yang menekankan pada batas aman konsumsi gula <50 gram, garam <5 gram, dan lemak <67 gram per orang per hari. Alternatif bahan pangan sehat seperti penggunaan gula kelapa, garam rendah natrium, dan minyak rendah lemak jenuh juga diperkenalkan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh pelaku UMKM yang hadir dalam pertemuan PKK Kelurahan Karangsari. Leaflet edukasi turut dibagikan sebagai panduan praktis agar pelaku usaha dapat lebih mudah menerapkan pola produksi pangan sehat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM di Karangsari tidak hanya mampu menjaga cita rasa produk, tetapi juga memperhatikan kesehatan konsumen sehingga dapat meningkatkan daya saing produk mereka.

Mahasiswa pelaksana program, Chelsea Nindya Pramesthi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendampingi UMKM dalam mewujudkan produk pangan yang sehat, aman, dan bernilai tambah di pasaran. Harapannya, keberlanjutan program ini dapat memberi manfaat jangka panjang bagi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

Program ini dilaksanakan dengan tim dosen pelaksana, yaitu Triyono, S.H., M.Kn., Naintina Lisnawati, S.K.M., M.Gizi. dari Universitas Diponegoro, Dr. Mastur, S.H., M.H. dari Universitas Wahid Hasyim, serta pendamping Hafiz Rama Devara, M.T. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat untuk mewujudkan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Tim pengabdian menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang telah mendanai kegiatan ini sesuai kontrak pelaksanaan kegiatan Nomor: 062/C3/DT.05.00/PM/2025 (kontrak induk) dan Nomor: 360-01/UN7.D2.1/PM/V/2025 (kontrak turunan). Dukungan Tersebut menjadi pondasi penting dalam menggerakkan program pemberdayaan masyarakat di Karangsari, yang tidak hanya menjaga kesenian tradisi, tetapi juga merawat identitas dan kebersamaan warga.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan