JATENGKU.COM, BATANG — Dalam rangka pelaksanaan program kerja Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tahun 2025, Tim KKN-T IDBU Undip Tim 50 kelompok Dukuh Bringin, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, telah melaksanakan kegiatan pendataan kondisi peternakan kambing dan domba yang berlangsung selama empat hari, yaitu pada tanggal 6-9 Juli 2025.

Program ini digagas oleh Anton Saputro, mahasiswa Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Matematika, yang juga merupakan anggota aktif dari Tim KKN-T Undip Tim 50. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi peternakan kambing dan domba milik masyarakat setempat. Pendataan dilakukan sebagai dasar untuk merancang program kerja lanjutan yang tepat sasaran dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan lokal.

“Pendekatan berbasis data menjadi dasar dalam merumuskan intervensi yang efektif, karena tanpa pemahaman objektif terhadap kondisi peternakan, setiap program berisiko tidak tepat guna,” ujar Anton.

Suatu kuisioner yang sistematis disusun untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan merepresentasikan sesuatu yang dianalisis dan memastikan data yang terkumpul tersusun secara sistematis dengan baik.

Adapun mekanisme pelaksanaan kegiatan dilakukan secara door-to-door, dimana anggota Tim KKN-T Undip Tim 50 secara langsung mengunjungi rumah-rumah peternak di Dukuh Bringin. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan wawancara langsung dengan peternak, mengamati kondisi fisik kandang, serta mencatat data dan informasi yang dibutuhkan sesuai indikator yang telah disusun.

Aspek-aspek yang menjadi fokus dalam pendataan meliputi:

  1. Skala dan sistem usaha peternakan;
  2. Manajemen pakan dan kesehatan ternak;
  3. Produksi dan reproduksi ternak;
  4. Pemasaran hasil ternak serta pendapatan peternak,
  5. Kondisi kandang;
  6. Kendala yang dihadapi peternak;
  7. Harapan dan potensi pengembangan usaha peternakan di masa depan.
Anton Saputro, mahasiswa Program Studi Statistika FSM Undip, sedang berdiskusi dengan salah satu peternak kambing dalam kegiatan pendataan peternakan secara door-to-door di Dukuh Bringin, Batang.

Melalui pendekatan langsung dan observasi lapangan ini, data yang diperoleh diharapkan akurat dan mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Selain itu, metode ini juga membuka ruang dialog antara tim KKN-T dan peternak, sehingga tim dapat lebih memahami persoalan serta potensi yang dimiliki masyarakat secara mendalam.

Hasil dari kegiatan pendataan ini akan dianalisis dan digunakan sebagai pedoman dalam menyusun dan melaksanakan program-program kerja selanjutnya yang lebih strategis, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat Dukuh Bringin.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Tim KKN-T Undip Tim 50 kelompok Dukuh Bringin berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor peternakan rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, serta menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan riil di lapangan.

Editor: Handayat