Mahasiswa KKN Tim 63 Undip Gagas Pembangunan TP...

Mahasiswa KKN Tim 63 Undip Gagas Pembangunan TPS Sederhana di Desa Siberuk

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim 63 Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja berupa perencanaan dan perancangan desain Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sederhana di Desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Program ini merupakan gagasan awal berupa desain, mengingat sebelumnya Desa Siberuk belum memiliki fasilitas TPS sebagai sarana pengelolaan sampah sementara.

Program kerja perancangan TPS ini dirancang oleh Choirunnisa Azzahra, mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Diponegoro, sementara perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) disusun oleh Arraya Arief Ardhiansyah, sebagai bagian dari tim KKN-R Tim 63 Undip. Seluruh kegiatan perencanaan ini dilaksanakan selama masa KKN pada 6 Januari hingga 10 Februari.

TPS direncanakan berlokasi di bagian depan Desa Siberuk, tepatnya di Jl. Desa Siberuk, dengan luas lahan sekitar ±185 m². Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada pertimbangan tata lingkungan, dengan harapan pengelolaan sampah tidak berdampak langsung pada kawasan permukiman inti desa.

Perencanaan TPS sederhana ini mencakup desain tata tapak dan konsep bangunan yang fungsional serta disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar. Hasil perancangan ini bersifat usulan desain, yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Desa Siberuk apabila di kemudian hari dilakukan pembangunan TPS.

Mahasiswa KKN Tim 63 Undip Gagas Pembangunan TPS Sederhana di Desa Siberuk
Mahasiswi Arsitektur Universitas Diponegoro, Choirunnisa Azzahra, sedang memaparkan konsep desain Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sederhana di hadapan perangkat Desa Siberuk, Batang.

Choirunnisa Azzahra menyampaikan bahwa program kerja ini bertujuan memberikan gambaran solusi awal dalam pengelolaan sampah desa. “Desain TPS ini diharapkan dapat menjadi acuan perencanaan ke depan agar pengelolaan sampah di Desa Siberuk dapat lebih tertata dan tidak mengganggu lingkungan,” ujarnya.

Melalui kegiatan KKN-R ini, mahasiswa berharap hasil perencanaan TPS sederhana dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Desa Siberuk dalam pengembangan fasilitas umum ke depannya, serta menjadi langkah awal menuju lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan tertata.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan