Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Digitalisasi UMKM de...

Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Digitalisasi UMKM dengan Memperkenalkan Aplikasi BukuWarung

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SEMARANG – 11 Agustus 2025. Berdasarkan laporan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), pada tahun 2023, jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mencapai 66 juta, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,52% dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi UMKM terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61%, setara Rp9.580 triliun di tahun tersebut. UMKM juga menyerap sekitar 117 juta pekerja atau sekitar 97% dari total tenaga kerja.

Meskipun jumlah dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional sangat besar, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi permasalahan mendasar dalam aspek pembukuan dan pencatatan keuangan. Sistem pencatatan yang tidak terkelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai persoalan, antara lain kebocoran dana, ketidakjelasan arus kas, hingga pembengkakan pengeluaran. Tanpa adanya pembukuan yang jelas, pemilik usaha akan mengalami kesulitan dalam mengetahui secara pasti besaran pendapatan, pengeluaran, maupun laba-rugi yang diperoleh.

Menanggapi kondisi tersebut, Aliya Rahma, mahasiswa KKN-T Kemendiktisaintek Universitas Diponegoro, melalui program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kemdiktisaintek 2025 di Kelurahan Langensari melaksanakan salah satu program kerja monodisiplin “Digitalisasi UMKM: Pemanfaatan Aplikasi BukuWarung untuk UMKM Cerdas”. Program ini mengusung semangat Gerakan Masyarakat Berdaya: Penguatan Peran PKK dan Karang Taruna melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek Tahun 2025, dengan fokus pada inovasi, ekonomi, dan teknologi untuk mendukung ketahanan pangan serta pengentasan kemiskinan. Program ini dilakukan pada 11 Agustus 2025 secara door-to-door ke 10 UMKM di Kelurahan Langensari, dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan dan membekali pelaku usaha dengan keterampilan pencatatan digital.

Dalam kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro 2024/2025 menjelaskan mengenai pentingnya pencatatan keuangan sekaligus praktik langsung menggunakan aplikasi BukuWarung. Praktik ini mencakup pencatatan transaksi harian, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, serta kontrol stok barang sesuai kebutuhan usaha masing-masing UMKM.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM. “Program ini sangat membantu saya memahami cara mengelola keuangan usaha dengan lebih baik,” ungkap Septi, salah satu peserta sekaligus pemilik kedai makanan di Langensari. Dengan digitalisasi menggunakan BukuWarung, UMKM di Langensari diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan profesionalitas pengelolaan keuangan. Selain itu, langkah ini memudahkan pengambilan keputusan bisnis, meningkatkan daya saing, dan membuka peluang akses ke layanan perbankan.

Program monodisiplin ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN UNDIP, khususnya Aliya Rahma, dalam mendorong transformasi digital UMKM, meningkatkan literasi keuangan, dan menyiapkan pelaku usaha kecil dan menengah agar lebih adaptif di era ekonomi digital.

Program ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana: Yuli Prasetyo Adhi, S.H., M.Kn. (Universitas Diponegoro), Mj Rizqon Hasani, S.Hum., M.I.Kom. (Universitas Diponegoro), dan Dr. Martien Herna Susanti, S.Sos., M.Si. (Universitas Negeri Semarang).

Sebagai penutup, tim PMM UNDIP menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Republik Indonesia yang telah mendanai program ini melalui kontrak pelaksanaan kegiatan nomor: 062/C3/DT.05.00/PM/2025 (kontrak induk dan nomor: 360-14/UN7.D2.1/PM/V/2025 (kontrak turunan)

Penulis: Aliya Rahma – Mahasiswa KKN-T Dikti UNDIP
DPL: Yuli Prasetyo Adhi, S.H., M.Kn
Lokasi: Kelurahan Langensari, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan