JATENGKU.COM, SEMARANG — Dalam rangka meningkatkan pemahaman remaja terkait isu kesehatan mental, emosional, dan seksual, mahasiswa Universitas Diponegoro, Aliya Salma Zafira, dari Fakultas Kedokteran, Program Studi Farmasi telah melaksanakan program edukasi bertajuk TEENCARE. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15 Juli 2025 di MA Al Fikri, Kelurahan Sambiroto, Kota Semarang.
Program ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan informasi dan mengoreksi berbagai mitos yang masih banyak dipercayai remaja terkait perubahan fisik dan psikologis yang mereka alami. Materi edukasi disampaikan melalui presentasi visual yang menarik dan sesuai usia, meliputi tiga topik utama: kesehatan mental, kesehatan emosional, dan kesehatan seksual & reproduksi.
Materi yang disampaikan mencakup tiga aspek utama, yaitu kesehatan mental, emosional, dan seksual remaja. Pada bagian kesehatan mental, siswa diajak memahami tanda-tanda gangguan psikologis yang umum dialami remaja seperti overthinking, stres, perasaan tidak berharga, dan kesulitan mengekspresikan emosi.
Mereka juga diberikan strategi penanganan seperti journaling, membatasi media sosial, serta mencari dukungan dari orang terpercaya. Pada aspek kesehatan emosional, materi menekankan pentingnya mengenali dan mengelola emosi secara sehat melalui self-awareness, regulasi emosi, empati, dan komunikasi asertif.
Sementara itu, pada topik kesehatan seksual dan reproduksi, siswa diberikan pemahaman seputar perubahan tubuh saat pubertas, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, serta mengenali batasan pribadi. Nilai-nilai penting seperti menjaga kehormatan diri, memahami konsep consent (izin), dan pandangan agama mengenai zina serta pergaulan bebas juga disampaikan secara sensitif dan informatif.

Kegiatan diawali dengan pengisian pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi TEENCARE melalui presentasi yang disesuaikan dengan usia siswa. Sebagai bentuk interaksi, disisipkan sesi kuis “Fakta atau Mitos” yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan aktif menyampaikan pendapat.
Setelah sesi edukasi selesai, siswa kembali mengisi post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan nilai pemahaman pada hampir seluruh peserta. Kegiatan ini mendapat respon positif dari siswa dan guru pendamping karena pendekatan yang informatif dan komunikatif.
Melalui program ini, siswa diharapkan mampu memahami dinamika masa remaja secara lebih sehat dan bertanggung jawab, mengenali batasan diri, serta memiliki keberanian untuk menjaga diri secara fisik dan mental.
Penulis:
Aliya Salma Zafira (22010322140034)
Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro.
Lokasi:
Madrasah Aliyah Al Fikri, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
DPL:
- Evieta Rohana, M.S.Farm., Apt (NIP.198910112019112001)
- Wimzy Rizqy Prabhata, M.Sc., Apt (NIP.199206122020121015)
KKN-T TIM 118 KELOMPOK 1 TAHUN 2025
