Mahasiswa KKN UNDIP Kampanyekan Hari Pilah dan ...

Mahasiswa KKN UNDIP Kampanyekan Hari Pilah dan Jual Sampah serta Sosialisasi Tas Siap Siaga Bencana di Desa Ngandong

Ukuran Teks:

Ngandong, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM I Kelompok 95 Universitas Diponegoro Tahun 2026, melalui program kerja yang diinisiasi oleh Diaz Putra Pratama, mahasiswa Program Studi D4 (Sarjana Terapan) Manajemen dan Administrasi Logistik, melaksanakan dua kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesiapsiagaan bencana di Desa Ngandong.

 

Program kerja yang dilaksanakan meliputi Hari Pilah dan Jual Sampah Desa serta Sosialisasi Tas Siap Siaga Bencana, dengan sasaran utama rumah tangga warga dan ibu-ibu PKK sebagai penggerak di tingkat keluarga. Kedua kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis dan berkelanjutan yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN UNDIP Kampanyekan Hari Pilah dan Jual Sampah serta Sosialisasi Tas Siap Siaga Bencana di Desa Ngandong

Program Hari Pilah dan Jual Sampah Desa diawali dengan sosialisasi singkat mengenai pemilahan sampah rumah tangga, khususnya pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan pendampingan teknis saat proses pengumpulan dan penimbangan sampah, mengatur alur pengangkutan, serta melakukan pencatatan sederhana terkait jenis dan jumlah sampah yang terkumpul. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Mahasiswa KKN UNDIP Kampanyekan Hari Pilah dan Jual Sampah serta Sosialisasi Tas Siap Siaga Bencana di Desa Ngandong

Selain itu, mahasiswa KKN juga melaksanakan Sosialisasi Tas Siap Siaga Bencana yang ditujukan kepada keluarga di wilayah rawan banjir, gempa bumi, dan tanah longsor. Sosialisasi dimulai dengan pemaparan mengenai fungsi dan pentingnya tas siaga bencana sebagai perlengkapan darurat keluarga. Mahasiswa kemudian melakukan pendampingan dalam penyusunan isi tas siaga sesuai kebutuhan dasar keluarga, seperti dokumen penting, obat-obatan, makanan darurat, perlengkapan pribadi, dan alat penerangan.

Mahasiswa KKN UNDIP Kampanyekan Hari Pilah dan Jual Sampah serta Sosialisasi Tas Siap Siaga Bencana di Desa Ngandong

Kegiatan sosialisasi tersebut ditutup dengan simulasi penggunaan tas siaga bencana saat proses evakuasi. Simulasi ini bertujuan untuk melatih kesiapan dan respons cepat masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, sehingga diharapkan mampu meminimalkan risiko dan dampak bencana.

 

Saat mahasiswa KKN melaporkan telah dilaksanakannya seluruh program kerja tersebut, Sekretaris Desa Ngandong, Wahyudi Wawan Ginarso, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang telah dilakukan.

 

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNDIP atas terlaksananya program Hari Pilah dan Jual Sampah Desa serta Sosialisasi Tas Siap Siaga Bencana. Program ini sangat bermanfaat, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Ngandong,” ujarnya.

 

Melalui pelaksanaan program kerja KKN ini, Diaz Putra Pratama bersama KKN TIM I Kelompok 95 Universitas Diponegoro Tahun 2026 berharap masyarakat Desa Ngandong semakin peduli terhadap pengelolaan lingkungan serta memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana, sehingga dapat terwujud desa yang bersih, mandiri, dan tangguh bencana.

 

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan