Mahasiswa KKN UNDIP Kelompok 71 Tahun 2026 Duku...

Mahasiswa KKN UNDIP Kelompok 71 Tahun 2026 Dukung Transformasi Komoditas Hortikultura Berbasis Tata Kelola Rantai Pasok Dasar 

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Batang — Di tengah hamparan lahan Desa Ponowareng, Kabupaten Batang, Ryan Juliary hadir dengan peran yang sedikit berbeda dari rekan-rekannya. Sebagai mahasiswa Teknik Listrik Industri dari Universitas Diponegoro, Ryan tidak berdiri di depan sebagai penyuluh pertanian, melainkan memegang kendali di balik kamera.

Ia bertugas mendokumentasikan setiap detik perjalanan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dibawakan oleh tim mahasiswa, sebuah misi edukasi mengenai peralihan tanaman hortikultura yang dipadukan dengan pendekatan manajemen logistik sederhana.

Melalui lensanya, Ryan menjadi saksi bagaimana rekan-rekan mahasiswanya berinteraksi dengan para petani. Ia merekam momen-momen krusial ketika para mahasiswa berperan sebagai fasilitator, mencoba mengurai benang kusut permasalahan petani yang selama ini hanya fokus pada budidaya, namun sering luput dalam pengelolaan alur produksi dan distribusi.

Ryan menangkap visual bagaimana konsep logistik yang terdengar rumit diterjemahkan menjadi bahasa yang sangat merakyat—mulai dari cara mengatur jadwal tanam agar tidak banjir panen, hingga teknik pengelompokan komoditas yang lebih cerdas.

Dalam pengamatan Ryan yang ia tuangkan ke dalam dokumentasi visual, terlihat jelas bahwa pendekatan yang dilakukan bukanlah ceramah satu arah. Di bawah bimbingan Dosen Ibu Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc., kegiatan tersebut berjalan sangat cair melalui diskusi partisipatif.

Ryan mengabadikan antusiasme petani saat diajak berdiskusi tentang efisiensi—bagaimana proses panen, penyimpanan sementara, hingga pengemasan yang rapi bisa meningkatkan nilai jual dan mengurangi kerugian, sebuah ilmu baru yang sangat berharga bagi warga desa.

Mahasiswa KKN UNDIP Kelompok 71 Tahun 2026 Dukung Transformasi Komoditas Hortikultura Berbasis Tata Kelola Rantai Pasok Dasar 

Sebagai seorang dokumenter, Ryan merasakan atmosfer pertukaran ilmu yang kental. Ia menyaksikan sendiri bagaimana teori manajemen rantai pasok dari kampus diadaptasi dengan luwes oleh teman-temannya agar sesuai dengan kearifan lokal dan kondisi geografis setempat, tanpa memaksa petani menggunakan teknologi yang membingungkan. Apa yang ia rekam bukan sekadar gambar, melainkan sebuah proses “tukar pengalaman” antara akademisi muda dan praktisi lapangan.

Program ini tidak menuntut petani untuk berubah secara instan. Dokumentasi yang ia buat menjadi bukti bahwa mahasiswa hadir untuk memberikan alternatif perspektif—sebuah cara pandang baru agar pertanian hortikultura di desa tersebut bisa lebih terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan di masa depan.

Penulis: Ryan Juliary, Desa Ponowareng, Teknik Listrik Industri, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
Dosen Pembimbing KKN: Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan