JATENGKU.COM, BATANG –  Rino Cahyo Nugroho, mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN Tim II Tahun 2025, melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Pentingnya Postur Tubuh Ergonomis bagi Petani” di Dusun Cepoko, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 17 Juli 2025, dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para petani terhadap risiko gangguan otot dan rangka tubuh atau Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang sering kali muncul akibat kebiasaan kerja dengan postur yang tidak ergonomis.

Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, Rino mengajak para petani untuk memahami pentingnya menjaga posisi tubuh saat bekerja di lahan serta menerapkan prinsip-prinsip ergonomi guna menjaga kesehatan tubuh jangka panjang dan meningkatkan produktivitas kerja di bidang pertanian.

Sosialisasi dilaksanakan di area greenhouse PSDKU UNDIP Batang, dan dihadiri oleh para petani lokal yang antusias mengikuti kegiatan. Materi yang disampaikan dikemas dalam bentuk leaflet edukatif berjudul “Pentingnya Postur Tubuh Ergonomis bagi Petani untuk Mencegah MSDs”, yang menjelaskan secara ringkas dan visual mengenai:

  • Pengertian ergonomi dan MSDs,
  • Faktor risiko umum di dunia pertanian seperti postur membungkuk, mengangkat beban tanpa teknik yang benar, serta penggunaan alat yang tidak sesuai,
  • Ilustrasi postur kerja yang benar dan salah,
  • Tips pencegahan serta manfaat menjaga postur kerja ergonomis.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penerapan ergonomi di lapangan, Rino juga memperkenalkan prototype alat bantu tanam benih hasil rancangannya. Alat ini dirancang untuk membantu proses tanam dilakukan dalam posisi berdiri tegak, sehingga dapat mengurangi risiko kelelahan otot akibat postur membungkuk terlalu lama. Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penggunaan alat bantu di lahan tanam jagung.

Para petani diberi kesempatan mencoba langsung alat tersebut dengan panduan dan pendampingan dari Rino. Di sela kegiatan, Mahasiswa KKN Undip juga turut membantu petani dalam aktivitas tanam sebagai bagian dari implementasi langsung prinsip ergonomi yang telah disosialisasikan.

Seorang petani mencoba langsung alat bantu tanam benih bersama Rino Cahyo Nugroho yang memungkinkan proses tanam dilakukan sambil berdiri tegak, sebagai bagian dari implementasi prinsip ergonomi di lahan jagung Dusun Cepoko, Kabupaten Batang.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari petani yang hadir. Mereka menyampaikan bahwa sosialisasi seperti ini membuka wawasan baru mengenai pentingnya cara kerja yang sehat agar tubuh tetap bugar dan pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat serta nyaman.

Melalui kegiatan ini, Rino berharap para petani Dusun Cepoko dapat mulai menerapkan postur kerja ergonomis dan pemanfaatan alat bantu sederhana agar kesehatan tubuh tetap terjaga serta produktivitas pertanian semakin meningkat di masa depan.

Editor: Handayat