JATENGKU.COM, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari program studi Teknik Mesin Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil mengimplementasikan inovasi tepat guna untuk membantu petani alpukat di Desa Granting. Melalui program kerja yang berjudul Perancangan Carticide – Cart Pesticide Alpukat, tim KKN memperkenalkan alat bantu penyemprotan pestisida berbasis kereta dorong yang efektif, praktis, dan ekonomis.
Anggota tim KKN, Hafiz Akbar Simanjorang, menjelaskan bahwa alat ini dirancang untuk menjawab tantangan utama petani alpukat dalam melakukan penyemprotan hama secara manual. “Selama ini petani menggunakan sprayer gendong yang seringkali membuat pekerja cepat lelah, terutama di lahan yang luas. Carticide ini diharapkan bisa mengurangi beban kerja sekaligus meningkatkan efisiensi waktu dan hasil penyemprotan,” jelasnya, Senin (2/2/2026).
Carticide merupakan modifikasi troli dorong yang dilengkapi dengan tangki kapasitas 15 liter, pompa manual, rangka tubular, dan roda yang memudahkan mobilitas di atas tanah berlubang atau tidak rata. Dengan berat total berkisar antara 29–32 kg, alat ini terbilang ringan untuk ukuran peralatan pertanian mekanis sederhana.
Kepala Desa Granting, Bapak Sri Kuncoro, turut memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN UNDIP. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya desa dalam mengembangkan komoditas alpukat sebagai produk unggulan. “Kami sangat mendukung inovasi seperti ini karena langsung menyentuh kebutuhan petani. Kehadiran Carticide menjadi solusi nyata yang tidak hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen alpukat di Desa Granting,” ungkapnya.
Ia juga berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat terus berlanjut dalam bentuk program-program inovatif lainnya. “Kami berharap kerja sama seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan semakin banyak inovasi teknologi tepat guna yang dapat diterapkan untuk mendukung kemajuan desa,” tambahnya.
Kedepannya, tim KKN berharap Carticide dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur tambahan seperti pompa bertenaga mesin kecil atau sensor tekanan untuk mengoptimalkan kinerja alat di berbagai kondisi medan.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
