Mahasiswa KKN UNDIP Rancang Sistem Hidroponik O...

Mahasiswa KKN UNDIP Rancang Sistem Hidroponik Otomatis Berbasis Timer Relay untuk Hemat Energi Listrik

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan inovasi teknologi sederhana berupa sistem hidroponik otomatis berbasis timer relay di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang pada Sabtu (31/01/2026). Inovasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi perawatan tanaman sekaligus menghemat penggunaan listrik rumah tangga.

Program ini dilaksanakan oleh Hayong Thomas Edwin Kota, mahasiswa Program Studi Teknik Listrik Industri, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, sebagai bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Hayong memperkenalkan sistem hidroponik yang dilengkapi dengan timer relay otomatis. Sistem ini dirancang agar pompa air tidak menyala secara terus-menerus, melainkan bekerja secara berkala setiap 15 menit dalam satu jam. Pola kerja ini dinilai mampu menekan konsumsi listrik, karena pompa hanya aktif saat dibutuhkan untuk mengalirkan nutrisi ke tanaman.

“Dengan sistem timer relay, pompa bekerja secara otomatis dan terjadwal, sehingga penggunaan listrik menjadi lebih efisien tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman,” jelas Hayong saat memaparkan alat tersebut kepada warga.

Sistem yang digunakan memanfaatkan modul timer relay tipe XY-J02 yang memiliki berbagai mode pengaturan waktu. Modul ini dipilih karena fleksibel, mudah diatur, dan memiliki harga yang relatif terjangkau. Dengan modul tersebut, pompa dapat diatur untuk menyala dan mati secara otomatis sesuai kebutuhan tanaman hidroponik.

Dalam pemaparannya, mahasiswa juga menjelaskan perbandingan antara modul timer relay XY-J02 dengan stopkontak timer yang banyak dijual di pasaran. Stopkontak timer dinilai lebih praktis karena bersifat plug-and-play, namun memiliki pengaturan waktu yang terbatas. Sementara itu, modul XY-J02 menawarkan fleksibilitas pengaturan yang lebih luas, sehingga cocok digunakan untuk sistem otomasi sederhana seperti hidroponik.

Mahasiswa KKN UNDIP Rancang Sistem Hidroponik Otomatis Berbasis Timer Relay untuk Hemat Energi Listrik

Selain pemaparan teori, kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi langsung pemasangan rangkaian listrik sederhana, pengaturan timer, serta cara pengoperasian sistem hidroponik otomatis. Seluruh komponen yang digunakan dipilih dari bahan yang mudah ditemukan dan berbiaya terjangkau, sehingga masyarakat dapat menirunya secara mandiri di rumah.

Salah satu warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku tertarik dengan inovasi yang diperkenalkan. “Sistemnya sederhana, tapi manfaatnya besar. Selain bisa menanam sayur sendiri, listriknya juga lebih hemat,” ujarnya.

Perangkat desa setempat juga mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan oleh masyarakat. Sistem hidroponik otomatis ini dinilai cocok untuk lingkungan desa maupun perkotaan dengan lahan terbatas.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mulai memanfaatkan teknologi sederhana untuk mendukung kegiatan pertanian rumah tangga yang lebih efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan. Selain mengurangi biaya listrik, sistem ini juga berpotensi meningkatkan ketersediaan sayuran segar bagi keluarga.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam menerapkan teknologi tepat guna guna mendukung kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan