JATENGKU.COM, Wonogiri – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro yang dilaksanakan di Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, menghadirkan kolaborasi antar mahasiswa lintas tim dalam mendukung pendataan wilayah desa. Salah satu program yang dilaksanakan adalah penyusunan peta persebaran fasilitas umum yang mencakup seluruh dusun di Desa Kerjo Lor.
Penyusunan peta tersebut dilaksanakan oleh Reva Aulia (21) dan Laysa Zuyyina Putri Pradana (21), mahasiswa Program Studi Teknik Geodesi yang tergabung dalam dua tim KKN Universitas Diponegoro yang berbeda namun berada di desa yang sama serta dibawah bimbingan dosen yang sama, yaitu Bapak Triyono S.H., M.Kn. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah Desa Kerjo Lor dapat terpetakan secara menyeluruh dan sistematis.
Dalam pelaksanaannya, kedua mahasiswa membagi wilayah kerja dengan masing-masing melakukan pengumpulan data pada tujuh dusun. Pembagian wilayah ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses observasi lapangan sehingga pendataan fasilitas umum dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
Peta persebaran fasilitas umum yang dihasilkan memuat fasilitas pemerintahan, peribadatan, pendidikan, olahraga, dan kesehatan yang tersebar di 14 dusun di Desa Kerjo Lor. Data hasil observasi dari masing-masing wilayah kemudian digabungkan dan diolah menjadi satu peta terpadu yang merepresentasikan kondisi fasilitas umum desa secara keseluruhan.
Keberadaan peta ini diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam memperoleh gambaran yang jelas mengenai sebaran fasilitas umum. Selain itu, peta juga dapat dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam perencanaan pembangunan desa, pendataan aset, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Hasil pemetaan secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Kerjo Lor pada Kamis, 29 Januari 2026. Penyerahan hasil ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam mendukung pengelolaan data desa berbasis informasi geospasial.
Kepala Desa Kerjo Lor, Laura Isabela, turut memberikan tanggapan terkait peta persebaran fasilitas umum yang disusun oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro. Ia menyampaikan bahwa peta tersebut memiliki manfaat bagi pendatang yang datang ke Desa Kerjo Lor untuk mengetahui persebaran fasilitas umum yang ada di wilayah desa. “Peta ini bermanfaat bagi pendatang yang datang ke Desa Kerjo Lor untuk mengetahui persebaran fasilitas umum, selain itu, peta ini juga melengkapi data spasial desa yang sebelumnya belum memiliki peta persebaran fasilitas umum secara khusus” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas tim ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan keilmuan sesuai bidang studi, tetapi juga menunjukkan pentingnya kerja sama dalam menyelesaikan program berbasis data di tingkat desa. Diharapkan peta persebaran fasilitas umum Desa Kerjo Lor dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai acuan dalam perencanaan dan pengembangan wilayah desa ke depan.
