Mahasiswa KKN Undip Siapkan Masterplan Kandang ...

Mahasiswa KKN Undip Siapkan Masterplan Kandang Ayam untuk BUMDes Nyatnyono

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Kabupaten Semarang — Mahasiswa KKN Tematik Tim 1 Kelompok 16 Universitas Diponegoro menyusun masterplan pengembangan kandang ayam petelur di Dusun Krajan, Desa Nyatnyono, Kabupaten Semarang. Program ini dirancang sebagai langkah konkret untuk memperkuat usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sektor pangan.

Inisiatif tersebut sejalan dengan tema KKN Tim 16 yang mengintegrasikan potensi desa wisata religi dengan penguatan kemandirian pangan desa. Melalui program ini, sektor peternakan didorong menjadi salah satu penopang ekonomi lokal bagi Desa Wisata Religi Nyatnyono.

Desa Nyatnyono selama ini dikenal sebagai desa wisata religi, namun pemanfaatan potensi lahannya untuk usaha produktif masih belum optimal. BUMDes Nyatnyono memiliki visi memperkuat ketahanan pangan desa, namun menghadapi kendala pada aspek perencanaan teknis dan tata kelola usaha.

Melalui program KKN Tematik, mahasiswa hadir membantu menyusun perencanaan unit kandang ayam petelur berkapasitas sekitar 1.000 ekor ayam yang dirancang untuk dikelola langsung oleh BUMDes. Penyusunan masterplan dilakukan pada kuartal pertama tahun 2026 dan diarahkan menjadi usaha desa yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.

Program ini dikerjakan secara multidisiplin. Mahasiswa Fakultas Teknik menyusun desain teknis kandang, analisis tapak, rencana konstruksi, hingga rencana anggaran biaya. Mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) menyusun panduan manajemen peternakan dari hulu ke hilir, mulai dari pemilihan bibit, formulasi pakan, pemeliharaan ternak, hingga alur distribusi telur. Sementara itu, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis menyusun sistem pencatatan usaha, proyeksi ekonomi, serta strategi keberlanjutan bisnis BUMDes.

Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa KKN Undip. Ia menilai program yang dilaksanakan sangat membantu masyarakat desa, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan ketahanan hewani.

“Program ini sangat bagus. Apa yang dipersiapkan selama satu bulan, mulai Januari hingga Februari 2026, benar-benar membantu masyarakat, terutama BUMDes Desa Nyatnyono yang sedang menjalankan kegiatan ketahanan hewani berupa ayam petelur. Mahasiswa sudah menyusun gambaran besar, mulai dari perencanaan kandang, pengelolaan ternak, hingga administrasi. Ini menjadi tinggalan penting yang bisa kami lanjutkan ke depan,” ujarnya.

Program KKN Tematik ini mengusung tema “Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan melalui Budidaya Ternak dan Sayur untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga dan Pengembangan Desa Wisata Religi Nyatnyono.” Kegiatan ini diinisiasi dan dibimbing oleh dua dosen Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, yaitu Prof. Dr. Istna Mangisah, S.Pt., M.P. selaku dosen peternakan dan Bapak Septrial Arafat, S.P., M.P. selaku dosen pertanian. Keduanya berperan penting dalam merancang arah program agar selaras dengan kebutuhan desa serta prinsip ketahanan pangan berkelanjutan.

Ke depan, unit kandang ayam petelur ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi desa, membuka peluang kerja bagi warga Dusun Krajan, serta memperkuat peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan adanya masterplan dan pendampingan yang disusun mahasiswa KKN Undip, usaha ini diproyeksikan dapat berjalan lebih tertata, berkelanjutan, dan tetap memberikan manfaat jangka panjang meskipun program KKN telah berakhir.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan