JATENGKU.COM, BATANG – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kian didorong untuk beradaptasi dengan era digital. Salah satu UMKM yang mendapatkan sentuhan inovasi ini adalah Daminan Kopi, yang berlokasi di Dusun Cepoko, Desa Tumbrep, Kabupaten Batang.
Berkat inisiatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tim 41 Dusun Cepoko, kini Daminan Kopi memiliki katalog digital dalam bentuk QR Code, memudahkan pelanggan mengakses daftar produk.
Program kerja KKN ini diluncurkan karena Daminan Kopi di Dusun Cepoko belum memiliki katalog digital yang dapat diakses dengan mudah oleh pelanggan. Camelia Putri Ramadhanti, mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro Tim 41 Dusun Cepoko yang bertanggung jawab atas program ini, menjelaskan pentingnya digitalisasi bagi UMKM.
“Di era serba digital ini, kemudahan akses informasi produk sangat penting. Katalog digital berbasis QR code akan meningkatkan profesionalisme dan daya saing Daminan Kopi,” ungkap Camelia.
Program ini dilaksanakan pada Sabtu (12/7/2025) di Daminan Kopi Dusun Cepoko. Prosesnya dimulai dengan pembuatan katalog digital yang berisi daftar produk Daminan Kopi menggunakan aplikasi ME.QR, katalog ini kemudian diubah menjadi QR Code yang praktis. Mas Daroni, pemilik Daminan Kopi, diikut sertakan dalam proses pembuatannya.

Selain pembuatan katalog, Camelia juga menyerahkan mini poster sebagai panduan lengkap bagi Mas Daroni. Poster ini berisi instruksi jelas mengenai cara penggunaan, pembuatan, hingga pembaruan isi katalog digital dalam QR Code tersebut. Adapun QR code yang tertera dalam poster, yang sebelumnya sudah dibuatkan oleh camelia. Edukasi langsung pun diberikan secara detail agar Mas Daroni dapat mengoperasikan dan mengelola katalog digitalnya secara mandiri di kemudian hari.
Dengan adanya katalog digital ini, Daminan Kopi Cepoko kini selangkah lebih maju dalam memberikan pengalaman bertransaksi yang modern dan efisien bagi pelanggannya. Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan omzet UMKM, tetapi juga menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Dusun Cepoko untuk ikut beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Program ini dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam memberdayakan masyarakat desa melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).











