JATENGKU.COM, Bantul — Pada hari Sabtu (31/01/2026), telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar. Kegiatan ini bertempat di Dusun Gabusan, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul dan diikuti oleh remaja yang tergabung dalam Karang Taruna Dusun Gabusan.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan remaja, mengenai bahaya serta dampak pernikahan dini terhadap masa depan generasi muda. Mahasiswa KKN Universitas Tidar berupaya memberikan edukasi terkait pentingnya kesiapan mental, pendidikan, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN menyampaikan materi yang mencakup pengertian pernikahan dini, faktor-faktor yang mendorong terjadinya pernikahan dini, serta berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Dampak tersebut meliputi aspek kesehatan reproduksi, kondisi psikologis, keberlanjutan pendidikan, hingga kestabilan ekonomi keluarga di masa depan. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh para peserta.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui sesi pemaparan materi yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pandangan, serta pertanyaan terkait permasalahan pernikahan dini yang masih dijumpai di lingkungan sekitar. Diskusi ini diharapkan dapat membuka ruang dialog antar remaja serta mendorong mereka untuk lebih kritis dan bijak dalam mengambil keputusan hidup.
Selain itu, mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya peran Karang Taruna Dusun Gabusan sebagai wadah pembinaan generasi muda. Karang taruna diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan pendampingan, pembinaan, serta edukasi berkelanjutan kepada remaja agar mampu merencanakan masa depan secara lebih matang dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim KKN Universitas Tidar, Naufal Eka F., menyampaikan bahwa:
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap remaja Dusun Gabusan dapat memahami risiko pernikahan dini serta memiliki motivasi yang lebih kuat untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri.”
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Dusun Gabusan, Galih Tentara M., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan menyampaikan bahwa:
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman kepada para remaja tentang pentingnya kesiapan mental dan pendidikan sebelum menikah.”
Sebagai penutup, mahasiswa KKN Universitas Tidar berharap kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini ini dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Gabusan. Ke depan, mahasiswa KKN berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan edukatif lainnya yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat desa.
