JATENGKU.COM, Batang — Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gumawang, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam penyelesaian persoalan lingkungan di tingkat desa. Salah satu program kerja yang dilaksanakan adalah penyusunan peta lokasi potensial Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah yang lebih terencana dan berkelanjutan.
Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sistem pengelolaan sampah yang efektif di desa, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang berpotensi menghasilkan limbah domestik. Melalui pendekatan perencanaan tata ruang berbasis spasial, dilakukan analisis berbagai aspek seperti kedekatan dengan permukiman, aksesibilitas jalan, kondisi penggunaan lahan, serta faktor lingkungan lainnya untuk menentukan lokasi yang paling sesuai bagi pengembangan TPS3R.

Proses penyusunan peta dilakukan dengan memanfaatkan data spasial yang dipadukan dengan observasi lapangan, sehingga hasil yang diperoleh tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mempertimbangkan kondisi eksisting Desa Gumawang. Dari analisis tersebut dihasilkan rekomendasi lokasi potensial yang dapat dijadikan acuan awal dalam perencanaan fasilitas pengelolaan sampah desa.
Peta lokasi potensial TPS3R ini diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah desa dalam merencanakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu, efisien, dan ramah lingkungan. Selain memberikan manfaat perencanaan, program ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengurangan dan pengolahan sampah dari sumbernya.
Melalui program kerja ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu perencanaan tata ruang dan pertanahan secara langsung, tetapi juga menunjukkan peran aktif dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan perangkat desa diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong terciptanya lingkungan Desa Gumawang yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
